BERBAGI

EkstraNews.com – BANDAR LAMPUNG – Satu lagi anggota DPRD terjerat kasus hukum terkait iming- iming proyek. Kali ini, anggota DPRD Lampung dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Abdul Haris, ditetapkan sebagai sebagai tersangka penipuan dan penggelapan oleh Polda Lampung.

Kepolisian menyebutkan Haris menjanjikan proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada Edi Irawan, warga Bandar Lampung. Namun, Haris membantah melakukan penipuan, melainkan, meminjam uang sebesar Rp 1 miliar dari Edi. Legislator itu pun menyatakan pasrah atas proses hukum yang menjeratnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Heri Sumarji, mengatakan, Haris sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan penipuan dan penggelapan. Ia dijerat Pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.

“Penyidik sudah menetapkan Abdul Haris tersangka. Kasusnya penipuan soal proyek di Kemenpora. Proyek dan nilainya masih didalami,” kata Heri Sumarji saat ditemui di Mapolda Lampung, Selasa (30/5).

Heri menegaskan, status tersangka ditetapkan setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Haris pada Senin (29/5), dan dilanjutkan dengan gelar perkara. Meski sudah ditetapkan tersangka, kata Heri, Polda tidak melakukan penahanan. (cr1)

 

Sumber : http://lampung.tribunnews.com/2017/05/31/anggota-dprd-lampung-pasrah-jadi-tersangka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here