BERBAGI

EkstraNews.com – PANARAGAN – Hampir seluruh ruas jalan di Wilayah Utara Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) kondisinya sangat memperihatinkan. Hal tersebut  terindikasi disebabkan oleh maraknya Truk Angkutan Barang yang melebihi tonase.

Oleh sebab itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat memberikan perhatian khusus terhadap masalah tersebut dengan mengundang pemilik usaha terutama perusahaan dan lapak singkong khususnya di Kecamatan Gunung Agung.

Menurut Ketua Komisi C, DPRD Kabupaten Tubaba Paisol, mengatakan. Pihaknya telah mengundang Perusahaan dan lapak singkong yang ada di Kecamatan Gunung Agung, terkait kerusakan jalan tersebut dengan tujuan guna berkordinasi dan  rembuk  mupakat bersama-sama mencari solusi terkait kerusakan jalan yang ada di Kecamatan Gunung Agung.

‎” Pihak-pihak terkait yang di undang di antaranya adalah PT. Lambang Jaya Pimpinan Gede Contawan, PT. Bumi Waras Pimpinan Willy kemudian Lapak singkong milik Pak Munif kemudian lagi Lapak singkong milik Pak Joko Suwarno dan PT. Bumi Waras Pimpinan Agent.” Kata Paisol sembari menunjukkan Nota Dinas hasil rapat tersebut Terhadap Trans lampung.com pada (24/5/2017)

‎Lanjut Paisol, sehubungan dengan kerusakan jalan yang ada di sejumlah titik di beberapa Tiyuh wilayah utara itu, dirinya menghimbau agar mobil bermuatan singkong yang melebihi tonase tidak melewati jalan tersebut.

“Dari butir-butir kesepakatan pertemuan pada tanggal 15 Mei kemarin serta musyawarah mufakat bersama pemilik perusahaan dan lapak singkong di antarnya adalah, melarang mobil Truck yang bermuatan lebih melewati Tiyuh serta perubahan rute jalan Dari Kecamatan Gunung Agung terus Ke Simpang Tunas.” Jelsa nya.

Sementara hasil Pantauan wartawan di ruas jalan baik milik Provinsi Lampung, maupun jalan Kabupaten, hingga saat ini masih terdapat sejumlah truck bermuatan singkong dan kayu melebihi tonase yang melintas. salah satunya di jalan Simpang Randu, Kecamatan Pagar Dewa menuju Kecamatan Lambu Kibang, Gunung Terang, maupun Kecamatan Batu Putih yang masih baru di hotmix pada tahun 2016 lalu.

” Sudah parah Kondisi jalannya. Truk-truk maupun fuso yang lewat ada oknum yang beckingi preman. Sehingga, mereka leluasa melintasi jalan ini. ” kata seorang aparatur Tiyuh Pagar Dewa Suka Mulya yang enggan disebutkan namanya.

Hal senada diamini  oleh salah seorang pegawai Kecamatan Pagar Dewa bahwa, jalan yang rusak parah itu disebabkan oleh maraknya kendaraan angkutan bermuatan melebihi tonase milik orang tesohor didaerah tersebut.

” Ya mobil milik orang itulah, kita gimana mau berupaya untuk menegur, kalau kita ngelawan selesailah kita, makanya saya pribadi hanya diam saja. Kalau mau lihat mobil-mobil yang bermuatan lebih itu ya pada jam-jam tertentu.” cetus nya.

Terpisah, Rasman Mulyadi, selaku Camat Lambu Kibang, mengaku mobil besar yang melintas di jalan provinsi sehingga merusak jalan tersebut memang masih marak. Namun, kata dia, dirinya tidak memiliki kewenangan untuk menanggulanginya.

” iya masih banyak mobil-mobil itu. Tapi itu kan kewenangan Dinas Perhubungan. Kalau papasan mobil kita harus turun aspal, karena jalannya memang kecil, sementara truck tersebut bermuatan banyak.” Imbuh nya. (cr1)

 

Sumber : http://translampung.com/jalan-wilayah-utara-tubaba-rusak-berat-truck-bermuatan-lebih-diduga-dibacking-oknum-aparat/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here