BERBAGI

TANGGAMUS, EkstraNews.com – Para kepala desa di Lampung diminta untuk tidak takut dalam melakukan pengelolaan dana desa.

Demikian disampaikan Anggota DPD RI, Andi Surya saat menjawab pertanyaan Kepala Pekon Sukabanjar yang juga Ketua Apdesi Gunung Alif, Tanggamus, Ikrom Sukur.

“Saat ini banyak aparat desa yang menerima surat kaleng dari okmun-oknum tak bertanggung jawab tentang pelaksanaan dana desa,” ujar dia dihadapan senator DPD RI tersebut saat melakukan kunjungan kerja di kecamatan Gunung Alif, Tanggamus, Senin (15/5/2017).

“Surat surat kaleng jika tidak ada faktanya, hadapi saja. Kades atau kepala pekon tidak perlu ada rasa takut jika sudah sesuai prosedur dan sesuai realisasi di lapangan,” tegas Dr. H. Andi Surya

“Eksekusi, sejauh program desa bisa dipertanggungjawabkan. Terlebih jika sudah melalui rembug desa dan melibatkan Badan Himpunan Pekon (BHP),” ujar Andi Surya, senator DPD RI, dalam kunjungan kerjanya itu,  terkait  fungsi pengawasan DPD RI terhadap pengelolaan dana desa.

Menurut Andi, dalam pengelolaan dana desa , para kepala Kepala pekon, seyogyanya menggunakan anggaran yang berbasis rembug desa, “dont  one man show”, dalam pengelolaan dana desa.

Kunjungan kerja senator DPD RI ini dilaksanakan di aula kecamatan setempat dihadiri Camat seluruh  kepala pekon yang masing-masing didampingi oleh sekretaris, bendahara dan pendamping desa.

Acara kunjungan kerja ini diisi dengan dialog antara senator DPD RI dan audiens atau peserta rapat. Ikut hadir Tahzani AS salah satu anggota DPRD Tanggamus mendampingi Ketua Yayasan Umitra-GS tersebut.

Dihari ini senator DPD RI tersebut akan melanjutkan kunjungan kerjanya di kecamatan pagelaran Pringsewu, dan kecamatanPugung Tanggamus.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here