BERBAGI

EkstraNews.com – Meski sudah ramai calon yang muncul untuk maju dalam Pilgub Lampung 2018, nyatanya sampai saat ini anggaran pilgub belum juga beres. Pemprov Lampung dan penyelenggara pemilu belum menyelesaikan pembahasan anggaran pilgub dengan batasan waktu yang jelas.

Sejauh ini, anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih dalam tahap pemangkasan dari Rp276 miliar menjadi Rp225 miliar. Sedangkan anggaran pengawasan pilgub di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) lebih miris. Sejauh ini, pembahasan antara Bawaslu dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) selalu gagal. (Selengkapnya lihat grafis)

Jika sampai Agustus anggaran pengawasan tak tersedia, maka pilgub tahun depan terancam ditunda.

Komisioner Bawaslu Lampung Ali Sidik mengatakan, sampai semalam anggaran pengawasan pilgub belum jelas. Sedianya, pada Senin (5/6) lalu, Bawaslu dan Pemprov akan membahas dana pengawasa. Namun akhirnya gagal.

”Sekarang bolanya ada di pemprov. Kalau Bawaslu sifatnya hanya menunggu. Sebab, kami sudah mengusulkan dana pengawasan sebesar Rp138 miliar. Kemudian, kami lakukan rasionalisasi lagi menjadi Rp132 miliar. Tetapi pemprov masih minta dikurangi,” ungkapnya saat dikonfirmasi semalam.

Namun Bawaslu, imbuh dia, belum tahu berapa permintaan pengurangan anggaran pengawasan. Sebab, sampai kemarin Bawaslu belum bisa membahasa soal ini lagi dengan pemprov. ”Setelah kami rasionalisasi menjadi Rp132 miliar, anggarannya sudah kita usulkan tetapi berapa permintaan pengurangannya dari pemprov kami belum tahu. karena, rencana pembahasan Senin (5/6) kemarin saja gagal. Jika sampai pembentukan Panwas pada Agustus tak tersedia dana pengawasan, ya nanti bisa saja ada rekomendasi penundaan,” ucapnya.

Sebelumnya, untuk anggaran KPU juga minta agar dipangkas oleh pemprov. Hal itu setelah pertemuan KPU dan pemprov pada (29/5) lalu. Saat itu, Asisten III Hamartoni Ahadis menyatakan, anggaran pilgub harus diselaraskan dari Rp276 miliar menjadi Rp225 miliar. ”Bukan pemangkasan, tetapi penyelerasan anggaran,” ucap Hamartoni saat itu.

Komisioner KPU Handi Mulyaningsih menyatakan, hal itu belum lah final dan masih akan dilakukan pertemuan lanjutan. ”Bahwa Pilgub Lampung harus dilaksanakan dengan mekanisme yang taat hukum, profesional dan berintegritas, serta inklusif, sehingga proses dan hasil pilgub berkualitas. Untuk itu dibutuhkan anggaran dengan jumlah yang tepat. KPU telah menghitung bahwa Rp276 miliar itu jumlah yang pas,” kata Handi. (cr1)

 

Sumber : http://radarlampung.co.id/read/anggaran-belum-beres-pilgub-terancam-tunda/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here