BERBAGI

EkstraNews.com – Hujan baru saja reda. Jalan Sultan Agung, Way Halim, Kota Bandar Lampung, tampak becek, Jumat siang, 16/6/2017.

Seorang anak perempuan memungut sampah. Ia memasukkan sampah ke dalam karung yang tampak kumal. Melati Setia Ningrum (13), nama anak itu. Ia masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Setiap hari, Melati membantu ibunya membersihkan jalanan di Kota Tapis Berseri. “Ya pulang sekolah, (saya) langsung berangkat bantu ibu kerja,” kata Melati.

Bekerja sebagai penyapu jalanan tak membuat Melati merasa minder dengan teman-teman sebayanya. Justru meringankan beban orangtua membuatnya lebih mandiri. “Sebulan, gaji saya sekitar Rp300 ribu. Kalau tidak masuk kerja ya dipotong Rp20 ribu per hari,” ujarnya.

Gadis yang menyenangi pelajaran matematika itu bercita-cita menjadi guru matematika. Ia berharap, kelak bisa membantu orangtuanya, sehingga tidak lagi menjadi penyapu jalanan. “Saya ingin terus sekolah hingga ke perguruan tinggi,” ucap Melati. (cr1)

 

Sumber : http://duajurai.co/2017/06/16/kisah-melati-siswa-smp-bantu-ibunya-jadi-penyapu-jalanan-bandar-lampung/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here