BERBAGI

EkstraNews.com – BANDAR LAMPUNG – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandar Lampung memiliki program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui kantin sekolah. Kegiatan tersebut dengan melakukan intervensi kepada 500 sekolah di Kota Tapis Berseri, mulai dari sekolah dasar, SMP, dan SMA sederajat.

“Dari 500 sekolah itu, kami akan undang mereka untuk ikut pelatihan. Guru-gurunya akan dilatih. Selain itu, ada 30 kantin yang akan dilatih membuat olahan makanan yang sehat. Setelah dilatih, akan dievaluasi kembali benar atau tidak prosesnya,” kata Tri Suryanto, Humas BPOM Bandar Lampung, saat dihubungi media pada Senin, 24/7/2017.

Dia mengatakan, nantinya, BPOM akan melibatkan fasilitator terkait pembinaan 500 sekolah tersebut. Saat ini, para fasilitator sedang menjalani pelatihan. “Kami membentuk 50 fasilitator keamanan pangan yang saat ini sedang dilatih. Nantinya, setiap satu fasilitator akan membina 10 sekolah,” ujarnya.

Selain itu, tambah Tri, BPOM juga melakukan pengawasan terhadap para pedagang jajanan di kompleks sekolah. Mereka mengambil empat sampel dari setiap penjual jajanan di kawasan sekolah. “Dengan menggunakan mobil keliling, petugas kami mengambil empat sampel jajanan di sekolah-sekolah. Sampel makanan tersebut akan diuji di laboratorium,” kata dia.

Sebelumnya, BPOM Bandar Lampung memeriksa jajanan anak-anak di SD Negeri 1 Tanjung Gading, Tanjungkarang Timur, pagi tadi. Petugas BPOM membeli makanan dari beberapa pedagang untuk dijadikan sampel.(cr1)

 

 

Sumber : http://duajurai.co/2017/07/24/lewat-kantin-sekolah-bpom-bandar-lampung-intervensi-gerakan-hidup-sehat/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here