BERBAGI

Ekstranews.com, KOTAGAJAH – Kepala SMAN 1 Kotagajah, Drs Dasiyo diduga melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap guru bersertifikasi. Diduga untuk dapat mencairkan uang sertifikasi, pihak sekolah menarik uang guru Rp 150  ribu per orang. Persoalan dugaan pungutan liar di sekolah unggulan Kabupaten Lampung Tengah itu sudah cukup lama berhembus. Namun hingga saat ini praktek yang cukup banyak dikeluhkan para tenaga pendidik itu tak kunjung tersentuh oleh Gubernur serta penegak hukum.

Salah seorang guru penerima dana sertifikasi mengakui kalau dirinya juga ikut memberikan uang tersebut kepada kepala sekolah melalui oknum guru yang ditunjuk. Di mana uang itu harus diberikan setiap guru saat pemberkasaan.

“Penarikan ini wajib setiap dana sertifikasi guru cair. Dikalikan saja ada sekitar 60 lebih guru yang menerima dana sertifikasi di SMAN Kotagajah, maka kepala sekolah itu menerima dana segar sekitar Rp 9 juta lebih,” kata guru tersebut.

Sementara, Kepala SMAN 1 Kotagajah, Dasiyo saat dikonfirmasi tak menampik tudingan soal penarikan dana sertifikasi tersebut. Dia berdalih, dana sertifikasi sengaja ditarik guna dibagikan kepada tenaga honor di lingkup sekolah tersebut.

“Jadi ini (penarikan dana sertifikasi) sudah melalui kesepekatan guru penerima dana sertifikasi. Tidak ada yang keberatan. Tujuannya agar saling berbagi rasa dengan guru non PNS,” ujarnya.

Resmi Dilantik, Mustafa Minta Satgas Saber Pungli Lampung Tengah Bekerja Serius

Disisi lain, Bupati Lampung Tengah, Mustafa meminta agar satuan tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) dapat bekerja serius mencegah praktik pungli di wilayah Lampung Tengah. Ini ditegaskan Mustafa usai melantik Satgas Saber Pungli Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (22/08/2017) di aula kopiah emas, Pemkab Lamteng, kemarin.

 

Dia menegaskan pembentukan Satgas Saber Pungli merupakan wujud nyata pemerintah dalam memberantas pungutan liar dan upaya untuk mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat dan penegakan hukum.

 

“Praktik pungutan liar dapat merusak sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pelantikan Saber Pungli saya harap tidak berhenti sampai disini, tapi dilanjutkan dengan kerja serius dalam mencegah dan menangani praktik Pungli di Lampung Tengah,” ujarnya.

 

Menurutnya perlu upaya pemberantasan secara tegas,  terpadu, efektif, efisien dan mampu menimbulkan efek jera. Dalam menjalankan tugasnya, tim Saber Pungli harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk melakukan sosialisasi secara masif dan berkesinambungan.

“Sehingga gerakan melawan dan memberantas Pungli menjadi arus kesadaran yang tertanam dalam diri semua orang, bahwa pungli adalah musuh kita bersama.” Ujar Mustafa yang didampingi wakilnya Loekman Djojosoemarto.

Satgas yang di ketuai oleh Waka Polres Lamteng Kompol IEdwan Mahpi ini nantinya akan bertugas memberantas pungli dengan melaksanakan fungsi Intelejen, pencegahan, penindakan dan yustisi.

Sehingga jika terjadi praktik pungli,  maka satgas ini bisa langsung melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan memberikan memberikan rekomendasi kepada penegak hukum untuk memberika hukuman kepada pelaku pungli.

Mustafa mengatakan masih di suasana kemerdekaan RI ini Pemkab Lamteng telah menunjukkan bagaimana pemerintah daerah membawa masyarakat Indonesia Khususnya Lamteng bisa menjadi sejahtera,  adil,  aman dan nyaman.

Tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan dan yang lainnya tapi juga dalam segi keamanan dan kenyaman serta keadilan dalam mendapatkan pelayanan yang prima.

“Dalam rangka membangun pemerintahan yang melayani masyarakat secara prima, terutama di tempat-tempat pelayanan umum yang sangat dibutuhkan kehadiran kita supaya pelayanan menjadi cepat dan prima,  sehingga rakyat puas dengan pelayanan yang kita berikan, ” pungkasnya.

Anggota Satgas Saber Pungli ini terdiri dari unsur polri (Polres Lamteng), TNI (Dandim 0411/LT) , Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Inspektorat, Badan Intelejen Negara (BIN), dan SKPD terkait. Sementara sebagai penanggung jawab Satgas adalah Bupati Lamteng dan seluruh pimpinan Forkopimda Lamteng.(zul)

Berdalih Rayakan HUT RI ke-72, Kepsek SMAN 1 Kotagajah Potong Gaji Guru (Selengkapnya Baca Ekstranews.Com edisi Rabu 23 Agustus 2017)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here