BERBAGI

EkstraNews.com – Mesuji – Pemortalan jalur lalu lintas Sungai Rio Tangis anak Sungai Cambai oleh PT Prima Alumga (PA) berbuntut panjang. Warga Desa Sungai Cambai, Mesuji Timur, Mesuji, memprotes kebijakan tersebut. Aksi protes berujung baku tembak dan pembakaran mes PT PPA.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB kemarin. Salah seorang warga Desa Sungai Cambai yang enggan disebutkan namanya menyatakan, portal tersebut menyulitkan warga untuk beraktivitas.

’’Ada beberapa warga mendatangi pos keamanan PT PA. Mereka meminta pencabutan portal jalur sungai tersebut. Di sore hari, saya sudah mendengar ada salah satu warga Sungai Cambai terkena tembakan,” katanya.

Kemudian terjadi adu mulut antara petugas keamanan dengan warga setempat. Karena emosi, baku tembak antara warga dengan petugas keamanan terjadi di lahan Divisi 3 PA.

Tiga orang menderita luka tembak. Seorang berinisial G menderita luka tembak di dada kiri. Kemudian Y tertembak di kaki kanan. Keduanya diduga petugas keamanan perusahaan. Sementara E, warga Desa Sungai Cambai, tertembak di bagian perut sebelah kanan. Dia langsung dilarikan ke RSUD Mesuji.

Buntut dari penembakan itu, mes dan kantor sentral PT PA dibakar warga. Aksi pembakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

Kapolres Mesuji AKBP Priyanto Teguh Nugroho membenarkan peristiwa pembakaran itu. Dia menyatakan tak ada korban jiwa akibat pembakaran mes. Saat dihubungi semalam, Teguh menyatakan kondisi di PT PA sudah kondusif. ’’Anggota Polres Mesuji hingga saat ini masih di lokasi untuk berjaga-jaga,” katanya saat dikonfirmasi oleh media semalam.

Teguh menyatakan, kerugian akibat pembakaran tersebut belum bisa ditaksir. Polisi masih mengumpulkan saksi-saksi dalam kasus itu. Dia berharap warga tak terpancing emosi dan menyerahkan masalah penembakan ke polisi.

Kapolsek Mesuji Timur Iptu M. Ataka juga membenarkan adanya aksi penembakan yang terjadi sebelum pembakaran mes. ’’Kami masih melakukan penyelidikan terkait motif penembakan,” kata dia. (rlpg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here