BERBAGI
EkstraNews.com – SUMBEREJO – Kadar (77) seorang petani warga Pekon Dadapan, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus diketemukan telah tak bernyawa di kebun miliknya di regiater 38 pada Selasa (19/9) siang.
Kapolsek Sumberejo AKP Samsari saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa saksi yang menemukan jasad korban pertama yakni Nur Zainudin (35) yang merupakan salah satu tetangga korban. Dimana pada saat ditemukan tersebut, kondisi korban sudah tergeletak tak bernyawa. “Siang itu saksi menemukan korban tengah tergeletak, merasa curiga karena sudah dipanggil berkali-kali namun tak dijawab, saksi lantas menghampiri korban. Dari situlah saksi mengetahui kalau korban sudah tak bernyawa lagi,” katanya, kemarin (20/9).
Saksi Zainudin kata kapolsek, pada saat menemukan Kadar sudah tidak bermyawa, bergegas memanggil dua orang rekan lainnya yakni yanto (40) dan Darno (35) guna memastikan kalau jasad pria yang ditemukannya tersebut merupakan rekannya. “Setelah kembali memastikan kalau Kadar memang benar-benar sudah tak bernyawa, ketiga saksi langsung membopong jasad Kadar kembali ke kediamannya,” kata kapolsek.
Sementara berdasarkan hasil penjelasan keluarga korban kata Samsari, pada pagi hari setiap pukul 07.00 Wib kondisi Kadar masih terlihat sehat dan seperti biasa selalu berpamitan kepada istri untuk berangkat ke kebun yang lokasinya sekitar 7 KM dari rumahnya. “Saat jasad Kadar tiba di rumah spontan kondisi yang pada saat itu masih sepi mendadak riuh karena isak tangis istri dan anak korban yang mengetahui kalau tulang punggung keluarga sudah meninggal dunia,” ujar Samsari.
Dan saat pihak kepolisian menerima laporan dari warga lanjut kapolsek, petugas polisi langsung bergerak menuju rumah korban dan menuju lokasi kejadian guna melakukan oleh tempat kejadian perkara. Setelah melihat kondisi jasad korban yang tidak ada satupun ditemukan tanda kekerasan dan setelah menanyakan kondisi kesehatan korban kepada pihak keluarga lanjut dia, diketahui korban memang memiliki riwayat sakit jantung. Dan dugaan polisi juga dipertegas dengan hasil pemeriksaan korban oleh pihak Puskesmas Sumberejo.
“Dari hasil oleh TKP dan hasil pemeriksaan tim medis terhadap korban, dipastikan kalau korban ini murni meninggal karena serangan jantung mendadak. Dan saat terjatuh pembuluh darah pada otak pecah. Sehingga darah keluar dari hidung korban, jadi ini murni dikarenakan penyakit jantung,” jelas kapolsek. (nda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here