BERBAGI

EkstraNews.com – BANDARLAMPUNG – Sejauh ini, belum ada bakal calon gubernur (Cagub) yang secara blak-blakan mengumumkan bakal calon pendampingnya. Nah, Mustafa sendiri dari sebelumnya yang disodorkan Partai Hanura yakni Helmi Hasan adik kadung Ketua MPR RI Zulkifli Hasan nampaknya kandas. Dan kini sepertinya Partai Hanura menguslkan Ketua DPD Hanura Lampung Sri Widodo untuk jadi pendamping Mustafa.

Namun, pertanyaanya apakah PKS sebagai partai yang memiliki kursi 8 tidak mungkin akan setujui dengan asumsi Hanura yang hanya 2 kursi mengusulkan calon wakil pendamping Mustafa.

Dalam acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Hanura Lampung, di Hotel Sheraton, Minggu (22/10)
Wakatum DPP Hanura Gede Pasek Suwardika, mengaku jika pihaknya masih menggodok siapa bakal calon gubernur yang akan direkomendasikan pada pilgub mendatang. “Ya kan secara proses politiknya sudah, Hanura sudah pernah mengeluarkan rekomendasi, tetapikan karena skenario politiknya berubah, ya kita perlu ada kaian lagi,” ujarnya usai membuka Rakerda Hanura, kemarin.

Anggota DPD RI ini menjelaskan jika Lampung patut bersyukur memiliki ketua DPD seorang dokter, dan jika mengingat sejarah bahwa Kemerdekaan RI tidak terlepas dari peran aktif seorang dokter. “Saya patut akui bahwa cara politik di Lampung perlu kita angkat ke level nsional, karena masing-masing kandidat bersahabat, bertemu dan berkompetisi. Tapi semua itu dan dimana pun situ harus ada hati nurani pasti menang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, bakal calon gubernur Mustafa bertemu dengan incumbent M Ridho Ficardo. Bahkan Mustafa sempat menyambangi kendaraan gubernur di parkiran. “Ya saya ini adalah bupati dan pak Rihdo adalah gubernur, sebagaimana di pemerintahan saya adalah kepanjangan tangan gubernur di darah dan pak Rido sebagai pembina partai politik, kami bersahabat,” kilah Mustafa saat disinggung apa pembicaraannya saat di kendaraan gubernur.

Disinggung, bagaimana jika Partai Demokrat jadi koalisinya dan dia menjadi wakil M Ridho Ficardo? “Ya kalau mitra koalsi itu dalam politik bisa saja terjadi, tetapi saya maju pilgub 2018 ini mau jadi Gubernur Lampung, bukan wakil. Soal siapa pendamping saya itu nanti kan masih di rahasiakan, pada saatnya nanti juga pasti di publikasikan,” paparnya.

Sementara, Ketua DPD Hanura Lampung Sri widodo, menjelaskan, partai Hanura saat ini sudah besar kuat dan kompak, serta kepegurusan sudah sampai ke tingkat ranting 80 persen dan PCA sudah clear semua. “Hanura harus jadi petarung yang berani membangun pondasi,  dengan demikian cita-cita menang tiga besar pada pileg dapat terwujud,” ucapnya.

Diketahui, dari 15 DPC se-Lampung berkas verifikasi berkas lengkap terpenuhi dan Hanura Lampung 58 ribu KTA sudah terwujud dan sebanyak 227 pegurus anak cabang 1852 anak ranting pun sudah terbentuk. “Segenap kader partai Hanura tidak hanya di kantor saja, tetapi dia ada dimana-mana, di sawah di ladang di laut di sungai semua lini ada kader hanura,” tandasnya.

Di tempat yang sama Guberur Lampung Rihdo Ficardo mengharapkan, kepada partai politik termasuk Hanura dalam konstalasi politik tetap solid, kondusif dan selalu bersama pemerintah mendukung pembangunan. “Kontestasi politik juga berlandaskan dari nilai demokrasi dan proses tidak mengganggu laju jalannya pembangunan. Agenda pemikiran membangun Lampung, dinamika politik di Indonesia filsafahnya adalah gotong royong. Ketika konpetisi suda selesai kita bergandengan tangan untuk membangun Lampung,” paparnya. (ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here