BERBAGI
EkstraNews.com – Lampung Tengah – Kabupaten Lampung Tengah dikenal sebagai miniatur Indonesia dengan keberagaman suku, budaya dan agama yang ada. Terkait hal tersebut, Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa berharap Lampung Tengah bisa menjadi contoh keberagaman di Indonesia.
Pesan ini disampaikan Bupati Mustafa dalam acara pagelaran wayang kulit yang digelar dalam rangka ulang tahun kampung dan bersih Siswo Bangun Kecamatan Seputihbanyak ke-58 tahun, Selasa, 24/10/2017, dini hari.
Berlangsung di lapangan kampung Siswo Bangun, wayang kulit didalangi oleh Ki Dalang Wiritno, dihadiri ustadz kondang Kirun. Pada kesempatan itu Bupati Mustafa menyatu dengan ribuan warga setempat.
Mustafa menambahkan dengan kultur masyarakat Lampung Tengah yang heterogen, pihaknya membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat dari berbagai suku, agama dan budaya untuk melestarikan budaya yang dimilikinya.
Dia berharap keberagaman budaya tidak menjadi alasan masyarakat untuk terpecah belah, sebaliknya harus menjadi kekuatan dan kekayaan khasanah budaya bangsa. Lewat kesenian, bupati ronda ini mengajak warga untuk solid dalam membangun daerah.
“Kebudayaan bukan sekedar seni dalam sebuah peradaban, tetapi juga menjadi alat pemersatu bangsa. Saya harap Lamteng bisa menjadi contoh kerukunan suku, budaya dan agama di Indonesia. Saya harap warga juga semakin solid dan kompak,” ujar bupati.
Mustafa menambahkan, sudah seharusnya masyarakat lebih mencintai budaya wayang daripada budaya-budaya asing yang menyerbu bangsa Indonesia. Bahan orang luar negeri bisa begitu kagum dan bangga dengan budaya Indonesia, termasuk wayang.
“Jangan sampai malah kita sendiri yang jadi lebih kagum dengan budaya luar yang lebih modern. Kita punya wayang sebagai kekuatan bangsa, dan kita harus bangga akan budaya yang kita miliki,” pungkasnya.
Di momen tersebut, Mustafa juga menghibur masyarakat dengan memainkan wayang dengan lakon Gatot Kaca. Dengan berbahasa Jawa yang terbata-bata, bupati KECE ini memaparkan program pemerintah yang tengah dan akan dijalankan semasa kepemimpinanya.
Beberapa program tersebut seperti ronda, kampung entrepreneur creative (KECE), program one zone one product, pembangunan infrastruktur public, program wajib baca al-quran untuk siswa, dan program unggulan lainnya.
“Saya harap masyarakat bisa bersinergi dan mendukung semua program yang tengah kita jalankan. Tanpa dukungan masyarakat, program pemerintah tidak akan bisa berjalan maksimal. Mari sama-sama kita wujudkan Lampung Tengah yang lebih baik,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Siswo Bangun, Saino mengatakan, pagelaran wayangan semalam suntuk merupakan agenda tahunan di kampung Siswa Bangun secara swadaya masyarakat. Tak hanya sekedar hiburan, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antar warga kampung.
“Di usia yang ke-58, saya harap kampung Siswo Bangun bisa lebih baik lagi, lebih maju dan masyarakatnya sejahtera. Kami juga berkomitmen untuk mendukung semua program yang telah digulirkan Pak Bupati. Kita bersinergi, bersama-sama membangun Lampung Tengah yang lebih baik lagi,” ujarnya.(zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here