BERBAGI
EkstraNews.com – BANDARLAMPUNG – Seketaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem
Provinsi Lampung, Fauzan Sibron, membantah tegas akan adanya ‘kawin
paksa’ antara bakal calon gubernur Lampung Mustafa dengan M Ridho
Ficardo. Dimana Mustafa didaulat menjadi bakal calon wakil gubernur
petahana M Ridho Ficardo.
“Ya nggak mungkin lah kakak Mustafa jadi wakil Ridho Ficardo, kita ini
memajukan ketua DPW itu maju pilgub nomor 1 bukan nomor 2, jadi hal
yang nggak mungkin kita mau jadi wakilnya Ridho,” ujar Fauzan Sibron,
saat dihubungi, kemarin.
Anggota DPRD Lampung ini memaparkan, jika saat ini hasil survey yang
dilakukan intern  pihaknya nama Mustafa melambungm “Hasil survey kita
tinggi kok. Malahan para kader semangat betul, kalau kita mau jadi
wakil itu nggak mungkin, yang jelas NasDem maju pilgub nomor satu.
Ngapain kita mau susah-susah kalau mau jadi nomor dua,” ungkap Fauzan.
Disinggung, bagaimana jika keputusan DPP NasDem yang mengharuskan
Mustafa dikawin paksa bersanding mendampingi Ridho Ficardo dalam
Pilgub 2018? “Sudah saya jelaskan di awal kita usung pak Mustafa jadi
gubernur bukan wakil. Apalagi kalau dari DPP itu, intruksinya kader
NasDem ikut pilgub jadi gubernur bukan wakil, ini intruksi langsung
Ketua Umum pak Surya Paloh, jadi kita sudah jelas Mustafa Gubernur
ku,” ucapnya.
Namun sayang, ketika di konfirmasi, soal siapa yang akan menjadi calon
wakil gubernur Mustafa? “Ya itu terserah Ketua DPW pak Mustafa dan itu
juga kan dirembukin dengan partai politik pengusung, nanti kan muncul
siapa yang pas dan memang sehati,” jelasnya.
Nah, dari beberapa nama-nama yang diajukan oleh PKS siapa yang akan
diambil, seperti Gufron Aziz, Mufti Salim dan lainnya serta dari Patai
Hanura Sri Widodo? Menurutnya, nama-nama tersebut juga diajukan ke DPP
dan semua ini masih dalam penggodokan. “Kita tunggu saja lah, saya
nggak bisa menerka-nerka siapa yang jadi wakilnya, biar nanti pak
Mustafa yang mengumumkan,” tandasnya.
Dilain sisi, pihak Partai Demokrat (PD) menyambut baik akan adanya
rencana koalisi bersama partai NasDem dalam pemilihan gubernur
(Pilgub) Lampung 2018. Namun, untuk bakal calon wakil yang nantinya
akan mendampingi M Ridho Ficardo dalam pilgub, belum bisa di publist
dan masih tanda tanya.
Menurut Sekretaris PD Lampung, Fajrun Najah Ahmad atau yang akrab
disapa Fajar, bahwa pihaknya menyambut baik bila memang para sahabat
dari NasDem ingin berkoalisi untuk mengusung M Ridho Ficardo sebagai
cagub dan berkoalisi. “Kemungkinan koalisi itu tetap terbuka kok. Soal
cawagub, itu hak prerogatif Mas Ridho, jadi saya tidak bisa cawe-cawe.
Dan soal komunikasi Mas Ridho dengan Mustafa selama ini baik-baik saja
kok. Jadi tidak ada masalah sama sekali antara mereka,” jelasnya.
Disinggung, sosok bakal calon wakil gubernur yang akan mendampingi
Ridho Ficardo di pilgub 2018 siapa dan bagaimana kisi-kisinya apakah
dari kalangan politisi, akademisi, pengusaha atau birokrasi ? “Waduh,
kalau soal itu sepenuhnya hak Mas Ridho. Nanti pada saat yang tepat,
beliau langsung yang akan menyampaikan ke publik,” ucapnya.
Lalu, bagaimana dengan peluang meraih paratai lain seperti PDIP dan
Gerindra yang hingga kini dinyatakan belum mengusung cagub mesti sudah
ada rekomendasi? “InsaAllah akan banyak partai yang merapat ke Mas
Ridho, sesuai dengan semakin dekatnya masa pendaftaran Pilgub di KPU.
Dan temen-temen yang ditugaskan dalam membangun koalisi banyak partai,
terus bekerja. Dan saya yakin, mereka akan berhasil menjalankan
tugasnya dengan maksimal,” tandasnya.  (ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here