BERBAGI
EkstraNews.com – Metro – Sebanyak kurang lebih 30 orang perwakilan dari HPKLM Kota Metro, GNBI Lampung, dan Mahasiswa, melakukan pertemuan dengan Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda, Selasa (31/10)
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Ketua DPRD tersebut, pedagang meminta Pemerintah untuk mengabulkan permintaan yang dituntutkan pada aksi damai sebelumnya.
“Kami hanya ingin berdagang dengan nyaman, tetapi yang Kami dapat sampai dengan hari ini perlakuan yang dinilai tidak berpihak pada Kami”, ujar salah seorang Pedagang, Bu Amoy, disela-sela aduannya.
Diceritakannya juga, bahwa pernah ada Petugas dari Satpol PP Kota Metro yang melakukan kekerasan fisik kepada salah satu rekannya, karena mencoba keluar berdagang dari lokasi yang ditentukan Pemerintah.
“Kami mencoba mendapatkan keadilan, jangan rampas rezeki Kami ini, cuma itu yang Kami minta”, harapnya.
Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda mengatakan, bahwa akan mencoba mengkoordinasikan apa yang diusulkan Pedagang kepada Walikota Metro. Ia pun akan mengupayakan melalui fungsinya sebagai Dewan, yang bekerjasama dengan Komisi terkait agar menghasilkan win-win solution.
“Yang pasti apa yang disampaikan kepada Kami akan menjadi catatan untuk dikoordinasikan, tetapi tetap semuanya adalah demi kebaikan bersama. Intinya tetap akan disampaikan kepada pihak Pemerintah tentang usulan ini, bagaimanapun pembangunan adalah untuk peningkatan taraf hidup masyarakat”, jelas Anna.
Ia juga mengharapkan, semua Pedagang dan pihak yang terlibat untuk tetap mengedepankan kepentingan bersama, tidak terprovokasi, dan mengedepankan atitude. Pembangunan memanglah harus tetap berjalan demi kemajuan di segala sektor, disini akan tetap difikirkan solusi terbaik bagi para Pedagang itu sendiri. (son)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here