BERBAGI
EkstraNews.com – BANDARLAMPUNG – Ketua Komisi II DPRD Kota Bandarlampung, Poltak Aritonang menyetujui wacana Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung, dalam memberikan maklumat di setiap gerai Mini market, Alfamart, Indomart guna mengatasi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pada retribusi pajak parkir.
“Dari hearing yang kita laksanakan pada hari ini (Red; Senin, 30/10) kita juga tadi telah membahas terkait retribusi parkir mini market disekitar kota Bandarlampung, keputusan nya pun intanai terkait akan melakukan maklumat di setiap mini market yang ada,” ujar Poltak, Senin (30/10).
Dan juga lanjutnya, saat ditelurusuri ternyata adanya keganjilan dalam penarikan retrusi parkir tersebut, Politisi Nasdem ini mengungkapkan adanya kebungunan yang dirasakan oleh pihak minimarket dalam pembayaran.
“Mereka kebingungan dengan pembayaran retribusi pajak parkir ini, di hearing tadipun BPPRD sudah mensoaialisi kan permasalahan ini ke setiap mini Market, namun tetap masih ada oknum yang tetap melaksanakan penarikan parkir,” ungkapnya.
Nah, akibat nya Pemerintah Kota Bandarlampung mengalami kebocoran pajak selama 10 bulan lamanya terhitung sejak awal 2017 lalu, “banyak yang sudah bayar juga, ya tapi masih ada yang belum, nah mereka pihak mini market semua menyetujui kalau memang retribusi pajak ditarik melalui pihaknya tidak ada lagi pihak ketiga, karena ini selain memberikan pelayanan kemasyarakat juga kan benar nyatanya memberikan PAD bahkan kebocoran PAD akan lebih meminimalisir hal tersebut,” terangnya.
“Ini juga kalau memang mau benar-benar, Pemkot segera kerahkan Polisi Pamong Praja dalam mentertibkan oknum-oknum yang memakai seragam intansi lain dalam melaksanakan pungli parkir,” tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung, Yanwardi, mengungkapkan, belum dibayar nya pajak parkir ini terhitung sejak awal tahun 2017 sampai bulan ini.
Hal ini dikarenakan banyak nya gerai belum mendaftar pajak parkir ke BPPRD Bandarlampung.
Yanwardi menekankan , seperti Alfamart dari 117 gerai yang ada di Bandarlampung,  53 gerainya belum  terdaftar pembayaran pajak parkir per bulan.(yen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here