BERBAGI

EkstraNews.com – KOTABUMI – Tertangkapnya RSN Bin KM 53 (Tersangka,Red) yang merupakan seorang Oknum Aparat Sipil Negara (ASN) yang bertugas di ruanglingkup Pemerintahan Kabupaten Lampung Utara (Lampura) Membuat daptar panjang seorang ASN yang Mengkonsumsi Shabu di Kabupaten yang Berjuluk Ragem Tunas Lampung Tersebut.

IPTU Andry Gustami yang mewakili Kapolres Lampura AKBP Eka Mulyana S.Ik Mengungkapkan, Penangkapan Tersangka RSN Berdasarkan Laporan dari warga yang mengaku resah bahwa ditempat mereka tinggal sering dijadikan ajang pesta shabu, peristiwa tersebut juga terbukti dengan sebuah laporan warga yang tertuang dalam LP/08/A/X/2017/POLDA LAMPUNG/RES LU/SEK KOTABUMI UTARA. pada 22 oktober 2017 tentang penyalahgunaan Narkotika Ungkap Andri kemarain (23/10).

Dikatakan Andry Lagi, Mendapat informasi dari sejumlah masyarakat tersebut, Akhirnya Angota Opsnal Sat-res Narkoba Polres Lampura Melakukan Pengintaian dikediaman tersangka yang berada di jalan Punai Indah Gang Al Misbah No 131 Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampura, setelah diyakini oleh para anggota yang berada di lapangan bahwasannya para tsk sedang berada di dalam rumah RSN, Anggota langsung melakukan penggerbekan, Saat di sergap oleh para petugas, ternyata benar, ada 2 orang laki-laki yang sedang asik mengkonsumsi shabu disebuah kamar yang berada di rumah tersebut, Namun sayang dalam penyergapan itu satu orang tsk berhasil melarikan diri, dan satu lagi berhasil diamankan jelas Andry kemarin.

Tersangka yang berhasil diamankan tersebut adalah RSN Bin KM 53 Seoarang ASN yang masih aktip bertugas dipemeritahan Kabupaten Lampura dan sekaligus merupakan pemilk rumah, Tsk diamankan berikut dengan sejumlah Barang Bukti (BB) berupa, Satu paket Shabu-shabu, satu buah Pirex, tiga Buah Bong (Alat Hisap Shabu, Red), Satu buah jarum, serta Empat buah korek api gas yang sudah dimodipikasi.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tsk akan dijerat dengan UU No 35 Tahun 2009 Tentang penyalahgunaan Narkotika, yang ancaman hukumannya diatas Empat Tahun Penjara. “Mengenai Identitas seorang tersangka yang berhasil melarikan diri dari sergapan anggotanya sudah kita kantongi, dan akan segera dilakukan penangkapan terhadap tersangka”. Tegas Andry Kemarin (23/10).

(Cw7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here