BERBAGI

EkstraNews.com – MENGGALA  Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati. Untuk itu sebagai organisasi Forum Komunikasi Putra Putri TNI/Polri(FKPPI), jangan pernah mundur seujung rambutpun. “Demi keutuhan NKRI,  FKPPI wajib menjaga keutuhan bangsa. Jangan mundur sedikitpun, kalau tidak mau disebut FKPPI sontoloyo. Demikian ditegaskan Ketua PD-08 FKPPI Lampung Toni Eka Candra, dalam acaramemperingati  HUT FKPPI ke-39 yang dipusatkan di Kabupaten Tulangbawang, Minggu (8/10).

Kegiatan  ini berlangsung meriah lantaran selain menempati lokasi yang cukup strategis dan baru kali pertama digunakan, yakni lokasi kuliner kolam pemancingan Tirta Lestari Jl. Cemara Menggala.  Juga tampak ramai dan kompak dihadiri segenap Pengurus Daerah (PD) FKPPI Provinsi Lampung, serta diikuti para Pengurus Cabang (PC) berikut para wanita dan generasi muda FKPPI se– Provinsi Lampung.

Anggota Forkopimda Tulangbawang yang berkesempatan hadir antara lain adalah Bupati Tulangbawang, Dandim 0426 TB, Danlanud Pangeran Bunyamin dan Kapolres Tulangbawang. Dari organisasi lainnya, turut pula hadir Ketua PEPABRI besrta Wanita Perip dan Lembaga Dakwah.

Ketua PD-08 FKPPI Lampung Toni Eka Candra mengatakan, peringatan HUT FKPPI yang sekaligus dikemas dengan memperingati HUT TNI Ke-72 ini berjalan sukses, dibandingkan acara yang sama di beberaapa kabupaten lainnya di Lampung. “Penyelenggaraan di Tulangbawangtergolong bagus dan sukses,” ujar Toni Eka Cabdra memberikan apresiasi di sela-sela acara. Ia menyebutkan, pertemuan silaturahimsemacam ini sudah empat kali dilaksanakan, namun yang terbaik adalah di TulangbawangKenapa demikianFKPPI 0806 ini anggotanya cukup besar karena Ketua Dewan Penasehat FKPPI Lampung Ir. Hanan A. Razak yang juga sebagai bupati keberadaannya di Tulangbawang,” imbuhnya.

Sementara itu, Penasehat FKPPI 08 Lampung Hanan A. Rozak menuturkan, bahwa awal mula dirinya bergabung dengan FKPPI Lampung adalah sejak kepemimpinan Komandan Korem Garuda Hitam Hendro Priono. “Ketika itu bertemu Bung Toni  ngabrol-ngobrol sesama anak tentara. Pak Hendro meminta Bung Toni mejadi ketua untuk membenahi FKPPI Lampung 30 tahun lalu,” kenangnya.

 

Dan seiring perjalanannya, lanjut Hanan, FKPPI ada dimana-mana, namun tetap dalam satu wadah. Karena ada dimana-mana, di tempat hiburan nyaris dikuasai semua oleh anak-anak FKPPI, kalau ini dibiarkan akan berbahaya.  Namun sejak Bung Toni memimpin kembali FKPPI,sudah banyak perubahan, tentunya ini bisa diteruskan dan bisa diperkuat lagi,” beber Hanan.

Ketua FKPPI 0806 Tulangbawang Yen Dahren saat menyampaikan sambutan, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Tulangbawang sekaligus sebagai Dewan Penasehat FKPPI 08 Lampung, yang telah memberikan tempat untuk acara silaturahmi FKPPI se Provinsi Lampung ini. Ia pun mengatakan, permohonan maaf dari pihaknya sebagai penyelenggara jika terdapat berbagai kekurangan. (ist)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here