BERBAGI
EkstraNews.com – Liwa – Untuk meningkatkan perkuatan koordinasi dengan stakeholder di Kabupaten dan melakukan follow up terhadap tindak lanjut hasil pengawasan BPOM di Lampung Barat yang telah dikirim ke Pemda Kabupaten, serta melakukan advokasi terkait peraturan-peraturan di bidang kesehatan khususnya yang berkaitan dengan distribusi obat  dan makanan.
Maka Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Lampung Bersama Dengan Pemkab Lambar menggelar pertemuan terkait dengan pembahasan rencana pendirian Balai POM di Kabupaten Lambar.

 

Pertemuan yang di Laksanakan di Ruang Kerja Bupati Lambar yang langsung di sambut oleh Bupati Lampung Barat Drs. Mukhlis Basri Di damping oleh Pj. Sekdakab Lambar Akmal Abdul Nasir SH dan Kepala Dinas Kesehatan Paijo SKM tersebut selain membahas tentang rencana pendirian Balai POM juga membahas tentang Lokasi maupun lahan minimal 500 M dilahan tersebut akan di bangun Gedung BPOM yang rencananya gedung tresebut akan di bangun juga labolatarium,”Ungkap  Kepala BPOM Bandar Lampung Dra. Samsuliani, Apt.,M.M.,

 

Selanjutnya pihak BPOM juga mengusulkan pemkab untuk membuat MoU untuk memperkuat system Pengawasan Obat dan Makanan Di Lambar. “ Semoga kehadiran BPOM nantinya akan meningkatkan keamanan pangan yang di konsumsi masyarakat sehingga bisa mendorong kesejahteraan masyakat dan menumbuhkan kepercayaa investasinya”, Harapnya.

 

Sementara itu Bupati Lmapung Barat Drs. Mukhlis Basri berharap dukungan penuh dari Pemerintah Daerah dalam pengawasan obat dan makanan tersebut. Salah satu bentuknya yaitu menindaklanjuti rekomendasi BPOM. Katanya, tindak lanjut dapat dilakukan jika menemui satu pelanggaran terkait aspek keamanan, mutu, dan manfaat dari pangan, obat-obatan, obat tradisional dan kosmetik di daerah yang berisiko merugikan masyarakat.“Selama ini sinergi antara pemda dengan BPOM telah ada, tetapi dalam porsi kecil. Jadi dengan dukungan pemerintah, pemda akan memiliki komitmen lebih besar untuk menindaklanjuti berbagai pelanggaran yang terjadi,” tandasnya.

 

Rencana Pendirian Balai POM di Kabupaten Lambar dalam peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan, akan berjalan hingga lintas sektor dan lintas pemda . “ Bupati  akan sangat mendukung upaya BPOM dalam menindaklanjuti . saya berpesan agar pihak BPOM menyampaikan daerah yang belum melakukan MoU. “Informasi ini sangat penting bagi masyarakat. Telebih dalam upaya pengawasan obat dan makanan. Jadi sangat kami dukung penuh,” ujarnya.

 

“Permasalahan kesehatan serta keamanan obat dan makanan yang akan dikonsumsi masyarakat, memang sangat penting dicermati. Sebab berawal dari obat dan makanan tersebutlah kenyamanan dan ketenangan hati diperoleh masyarakat dalam mengonsumsinya,” ujarnya.

 

Kendati demikian, masih banyak masyarakat yang kurang memahami dan mengetahui produk obat dan makanan yang aman dikonsumsi. Hal itu menyebabkam sering terjadinya gangguan kesehatan penggunanya. Dia juga menilai, bahwa masih ditemukan adanya produk obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat mutu dan keamanan.

 

“Untuk itu kami sangat mendukung kegiatan yang diadakan Balai Besar POM ini. Harapan kami, pengawasan obat dan makanan lebih ditingkatkan lagi dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat dari obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan,” tandasnya. Vic/Win

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here