BERBAGI
EkstraNews.com – BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo berharap Forum Rektor Indonesia terus berkontribusi terhadap penguatan daya saing bangsa melalui penguatan karakter. Terlebih bagi Provinsi Lampung yang memiliki kondisi sosial masyarakat yang majemuk dan rentan konflik kekerasan horizontal.
Kondisi ini perlu dikelola dengan baik dan berkelanjutan sehingga hubungan antar suku dan agama berjalan harmonis terhadap pembangunan daerah. “Untuk itu, langkah nyata yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung dengan membentuk karakter bangsa yang berdaya saing dengan berlandaskan kepada Pancasila,” kata Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Bidang Administrasi Umum Hamartoni Ahadis saat membuka focus group discussion (FGD) Forum Rektor Indonesia (FRI) di GSG Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Bandar Lampung, Sabtu (4/11/2017).
Pada acara bertema ‘Membangun karakter bangsa yang berdaya saing berlandaskan Pancasila’ ini Hamartoni mengatakan Provinsi Lampung giat mewujudkan tujuan pembangunan nasional yaitu manusia seutuhnya. “Melalui seminar nasional karakter bangsa dan FGD ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran dan kewajiban konstitusional warga negara,” kata Hamartoni.
Selain itu, seminar ini dapat menjadi kekuatan bersama dalam upaya mewujudkan Lampung sebagai provinsi yang unggul dan berdaya saing di Tanah Air. Bukan saja ditinjau dari aspek ekonomi kerakyatan, tetapi juga dari aspek ketentraman dan ketertiban masyarakat.
Diskusi dan FGD ini menurut Ketua FRI, Suyatno, sangat penting karena menyangkut bagaimana membangun karakter pemimpin bangsa yang dimulai dari tingkat dasar yaitu melalui pendidikan. “Oleh karena itu, FRI konsisten mengawal persoalan bangsa dan negara. Kini forum rektor diposisikan oleh pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo dengan baik. Forum Rektor diberi amanah untuk mengawal Nawacita Presiden Jokowi,” ujar Suyatno.
Menurut Rektor UTI, Nasrullah Yusuf, Forum Rektor Indonesia bukan hanya untuk rektor. Tapi untuk semua. “Forum Rektor Indonesia tidak eksklusif untuk rektor saja, tapi untuk seluruh Bangsa Indonesia,” ujar Nasrullah.
Keynote Speaker Forum Diskusi ini diisi Mendikbud RI periode 2009-2014, M. Nuh. Staf Ahli Bidang Pembangunan Karakter Arie Budiman, Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Intan Ahmad, Kepala Biro Sekertariat Pimpinan MPR RI Muhammad Rizal, Ketua Komisi VIII DPR RI M. Ali Taher Parasong dan Ketua Dewan Pertimbangan FRI Rochmat Wahap. (Humas Prov)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here