BERBAGI
EkstraNews.com – BANDARLAMPUNG – Walikota Bandarlampung,  Herman HN meresmikan gedung kuliah Kota Bandar Lampung Institute Teknologi Sumatera (Itera) Lampung,  serta melakukan peletakan batu pertama Klinik kesehatan Di Asrama ITERA, para Senin (13/11).
Pelaksanaan Tugas (Plt)  Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU)  Kota  Bandarlampung,  Iwan Gunawan mengatakan,  pembangunan gedung Kota Bandarlampung di kampus Itera ini menelan anggaran sebesar Rp30 miliar, yang dibiayai dari APBD Kota  Bandarlampung tahun 2017. Terdiri dari  4 lantai,  yang setiap lantainya terdapat ruang kuliah.
“Gedung kuliah Kota Bandar Lampung yang berdiri di Itera ini, terdapat 30 titik lampu,  dengan luas 7400 meter persegi, ” jelas  Iwan Gunawan,  kemarin.
Rektor Itera,  Prof DR Ofyar Z Tamin mengaku sangat  apresiasi bantuan yang diberikan Pemkot Bandarlampung, “Terima kasih kepada Walikota bandarlampung,  dan Pemkot Bandarlampung,  karena memang pembangunan gedung ini sudah kita tunggu – tunggu, dan ini merupakan salah satu gedung yang dibangun diluar dari Dipa  Itera, ” ujar dia.
Untuk diketahui,  sambung dia,  Itera berasa diatas lahan selula 275 hektarya,  dan Itera termasuk gerbang tol trans sumatera. Untuk tahun 2017 ini,  Itera menerima sebanyak 1600 orang mahasiswa,  dari awal penerimaan tahun 2012 sebanyak 47 orang. Sedangkan tahun depan kita akan menerima 2500 mahasiswa. “yang jelas bukan hanya kuantitas yang akan kita tingkatkan,  tapi kualitas juga kita utamakan, ” imbuh dia.
Rektor menambahkan,  rencananya tahun depan Itera akab mencuat kebun raya, “Jadi nanti,  kebun raya bogor akan kita pindahkan ke lampung,  kalau kebun raya bogor luasnya 30 hektar, nanti kebun raya kita seluas 80 hektar,” kaya dia.
Sementara Walikota Bandarlampung,  Herman HN mengaku,  pembangunan gedung kuliah Kota Bandarlampung di kampus Itera ini merupakan, salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kota (Pemkot)  Bandarlampung dalam hal kemajuan pendidikan di Lampung.
“mudah -mudahan cita -cita Rektor bisa segera terwujud,  tapi secara bertahap.  Mengingat anggaran yang tersedia sangat terbatas. Kemungkinan tahun 2019 kita baru bisa berikan lagi bantuan ke itera,  karena tahun depan kita belum bisa, mengingat anggaran, ” ujar dia.
Sejauh ini,  sambung orang nomor satu di Bandarlampung, pihaknya bukan hanya telah memberikan bantuan Gedung,  melainkan telah memberikan bantuan bibit sebanyak 2800 bibit. “kita sudah bantu bibit,  seperti bibit pohon tembesu,  durian dan nangka, ” jelas dia.
Herman HN juga berpesan kepada pihak Itera Untuk bisa Memanfaatkan Gedung yang baru saja dibangun,  untuk proses perkuliahan, “semoga bermanfaat,  saya juga menghimbau kepada kepala daerah lainnya juga,  untuk bisa membantu pembangunan di itera,  karena Itera ini milik kita bersama,  apalagi memang letaknya ada  di lampung,” tutur dia.(yen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here