BERBAGI
EkstraNews.com – BANDARLAMPUNG – Bakal calon gubernur Lampung, Herman HN, masih
menyembunyikan siapa bakal calon wakil gubernur yang akan
mendampinginya, pada pemilihan gubernur Lampung 2018. Dan Walikota
Bandarlampung ini juga enggan menjelaskan tentang sosok Edi Irawan
Arief dan juga Ananda Tohpati (Andes) yang digadang-gadang akan
mendampinginya.
“Ya kita lihat saja nanti apa keputusan DPP, kan sudah ada empat nama
yang diusulkan oleh DPD PDI Perjuangan, saya manut saja apa keputusan
DPP siapa yang akan mendampingi saya nanti di pilgub,” ujar Herman HN,
usai melakukan sosialisasi atau rood show ke seluruh DPC-DPC se-
Lampung, dalam kemasan Herman HN menyapa kader PDI P persjungan di
kantor DPC PDI P Kota Bandarlampung, Rabu (8/11).
Namun demikian juga Herman HN mengaku jika bakal calon wakilnya kelak
adalah soosk yang dapat bersininergi dengannya. “Ya kalau kisi-kisinya
adsa yang memang politisi, ada juga akademisi, ya kita serahkan ke DPP
saja. Apa akata Bu Megawati kita ikut dan patuh, yang jelas bagaimana
kedepan ini kita solid dan bersama-sama memenangkan pilgub Lampung,
bersama PDI Perjuangan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, juga, Herman Hn menjelaskan, jika Herman HN
adalah salah satu bakala calon gubernur yang mendapatkan nsurat tugas
untuk sosialisasi. “DPP sudah setuju jika Herman HN sebagai calon
gubernur Lampung dari PDI perjuangan, kalau udah merah ya tetap
berpegang teguh dengan merah, jangan mulut bicara A hati berkata lain,
itu namanya munafik,” jelasnya.
Dia juga mendoakan, agar kedepan PDI Perjuangan di Lampung, semakin
besar dan menang pada pilgub, pileg dan pilpres. “Kita sama-sama
berjuang, bagaimana kedepan PDI P di lampung bisa menang dan di kota
ini suaranya bisa meningkat, yang tadinya 20 persen bisa naik jadi 30
persen dan kursinya bisa jadi 15 orang, kan bagus, tapi kita kerja,
jangan tidur,” terang Ketua Satgas Cakra Buana Lampung ini.
Di lain sisi, Ketua DPC PDI perjuangan Kota Bandarlampung Wiyadi
menyatakan, jika DPC mendapatkaqn ambulance 1 unit dari cagub Herman
HN dan kendaraan ini, bukan untuk DPC saja, namun untuk PAC-PAC dan
seluruh masyarakat Lampung yang membutuhkannya. “Silahkan kendaraan
ambulance ini dipergunakan sebaik-baiknya dan juga untuk masyarakat.
Catatatan, ambulan ini gratis, tanpa biaya apapun awas kalau ada yang
pungut biaya aklan saya tindak tegas,” kata Wiyadi.
Ketua DPRD Kota Bandarlampung ini jujga menjelaskan, jika adalam
rangka Herman HN menyapa kader PDI Perjungan ini adalah salah satu
tugas DPP PDIP untuk Herman HN sebagai balongub. “Pada  kesepatan ini
sampai detik ini DPP PDIP hanya memberikan satu surat tugas kepada
Herman HN, adanya isu pencabutan surat tuigas itu tidak benar dan
sampai saat ini belum ada surat pencopotan itu,” tegas Wiyadi. “Apakah
kita semua siap memenangkan Herman HN sebagai gubernur, siap teriak
kader.
Kalau tidak sekarang kapan lagi kita mau punya gubernur dari PDI
Perjuangan,” pekik Wiyadi, kepada kader PDIP.
Sementara, Sekretaris DPD PDI Lampung Mingrum Gumay, mengatakan, jika pihaknya
bukan hanya sosialisasi akan tetapi PDIP melakukan konsolidasi DPD
dan Cabang serta Ranting. “Kita hadir ini adalah untuk menjaga marwah
PDI Perjuangan dan Herman HN sebagai cagub PDI P. Dan hari ini kita di
zona merah, artinya, kedepan kita bukan hanya bersaing daalam
kompetisi tapi bertempur, maka kita berhenti berkelahi didalam, kita
gunakan ener untuk bertarung ke pileg dan pilgub. Adanya partai PDI P
ini, bukan ujug-ujug ada, tetapi, lahior dari tetesan keringat dan
perjuangan, maka mari kita satukan tekad dan semangat untuk menang,”
ucapnya.(ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here