BERBAGI

EkstraNews.com – TULANGBAWANG – Kondisi Muhamad Risqi anak balita berusia 4 tahun yang menderita Hidrosefalus membuat Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Tulang Bawang dr. Herry Novrizal, MM merasa prihatin. Kepala Dinas pun meminta Risqi untuk menjalani operasi.

Dikatakannya, seluruh biaya pengobatan Risqi akan dibebankan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Kami akan urus kepesertaannya, karena orangtua Risqi adalah peserta JKN-KIS sehingga orangtua tidak lagi khawatir dengan biaya pengobatan,” kata Herry.

Permintaan itu disampaikan Kadiskes Tulang Bawang, saat berkunjung ke rumah M. Risqi di kediaman orang tuanya di Kelurahan Gunung Sakti Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang, Senin (06/11)

Sebelumnya keluarga Risqi memang keberatan bila Risqi di operasi. “Keluarga khawatir operasi akan gagal. Padahal Risqi sudah dianjurkan untuk operasi. Tapi keluarga takut,” ujarnya.

Dr. Herry pun mengarahkan keluarga agar Risqi segera mendapat penanganan yang baik. Terapi ini perlu dilakukan, karena kondisi fisik Risqi tidak akan membaik bila dibiarkan.

“Kondisi fisiknya diperbaiki, Tapi yang paling penting cairan yang ada di kepala ini harus dikeluarkan. Kasihan Risqi tidak bisa beraktifitas,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan juga memastikan, Risqi dan keluarga merupakan peserta BPJS Kesehatan. Sehingga, operasi bisa dilakukan gratis. “operasi untuk Risqi adalah untuk mengeluarkan cairan yang ada di rongga kepala. Dengan mengeluarkan cairan di kepala, diharapkan Risqi bisa membaik, V-P Shunt namanya,” terangnya.

Sementara itu, ibu Risqi mengakui dirinya menolak anaknya dioperasi. Sebab, dirinya takut operasinya gagal. “Saya khawatir Risqi meninggal karena operasi, saya dan keluarga akan berembuk dulu,” ujarnya. Risqi sendiri terdeteksi mengalami hidrosefalus sejak bayi. Oleh dokter Risqi pun sudah direkomendasi untuk menjalani operasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang  meminta agar masyarakat tidak menutup mata terkait adanya penderita penyakit Hidrosefalus. “Jika memang ada penyakit tersebut yang masyarakat temukan segera melapor dan pihaknya akan segera menangani sang penderita,” jelasnya.

Ditambahkannya, Untuk penderita Hidrosefalus yang sudah memiliki BPJS atau KIS maka langsung saja bawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit (RS) agar secepatnya mendapat perawatan yang efektif. “Penyebab dari penyakit Hidrosefalus itu adalah adanya gangguan aliran cairan pada otak spinal atau akumulasi, yang dimana hal itu menyebabkan cairan di dalam otak menjadi banyak dan memberikan tekanan kepada jaringan otak dan sekitar.”pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut selain mengecek kondisi kesehatan M. Risqi Kepala Dinas Kesehatan yang didampingi beberapa staff Dinas Kesehatan juga menyampaikan bantuan tali asih kepada orang tua M. Risqi. (ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here