BERBAGI
EkstraNews.com – Bandar Lampung – Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Sekretariat Daerah Provinsi Lampung Sarifuddin (44) diamankan polisi karena kedapatan memiliki 9 paket sabu Rabu, 1 November 2017 sekitar pukul 11.00 WIB di Kediamannya Jalan Pajajaran Gang Tangkil Jagabaya I Wayhalim, Bandar Lampung.
Adapun barang bukti yang disita berupa satu plastik klip berisikan 9 paket sabu-sabu, satu plastik klip berisikan 2 pack plastik klip, dan satu buah handphone. Sarif merupakan PNS yang berdinas di Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Lampung.
Sarif menyangkal kalau barang haram yang berada dirumahnya merupakan miliknya. “Saya dititipkan oleh YD (DPO). Tidak beli, saya dititipkan dengan beliau,” ungkap dia kepada awak media.
Menurutnya, sabu tersebut belum sempat diedarkannya. “Saya belum sempat mengedar pak. Benar,” ujarnya.
YD yang menitipi barang, lanjut dia, tinggal di Tanjungsenang. “Dititipin sekali dan dua kali. Iya (bua dijual, ed),” terangnya.
Pria yang telah memiliki tiga orang anak ini mengaku siap menerima hukuman bila keterangannya tidak sesuai. “Setengah gram (sabu, ed) mau dipaket 9. Dua kali (dititipin, ed). Yang pertama belum ada seminggu tapi diambil lagi,” terangnya.
Kasatnarkoba Polresta Bandar Lampung Kompol Indra Herlianto membenarkan penangkapan tersangka yang bekerja sebagai PNS di Pemerintah Provinsi Lampung. “Benar Sarifuddin (44) warga Jalan Pajajaran Gang Tangkil, Jagabaya I. Ditangkap dikediamannya, kita amankan ada barang bukti 9 paket sabu siap edar, 2 plastik klip dan satu buah HP,” bebernya.
Kini, lanjut dia, sedang didalami barang tersebut berasal dari siapa. “Lagi kita dalami. Dia sedang ada dirumah berkat informasi masyarakat biasa mengedarkan barang tersebut. Dugaan saya dia mengedarkan bukan memakai,” imbuhnya.
Indra menambahkan Sarif dikenakan pasal menguasai dan menjual 112 dan 114. “Ancaman hukuman lima tahun dan paling lama dua puluh tahun penjara,” tutupnya. (*)

Sumber Berita: Sbi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here