BERBAGI
EkstraNews.com – KOTAAGUNG – Tim khusus anti bandit (Tekab) 308 Satreskrim Polres Tanggamus dan Polsek Kota Agung  berhasil menangkap AP (18) dan  RW (17), dua pelaku spesialis pencurian dengan kekerasan (Curas) di 12 lokasi di jalan lintas barat Kabupaten Tanggamus.
Kasat Reskrim AKP Hendra Saputra, mengatakan bahwa keduanya ditangkap pada Rabu (1/11). “tersangka AP merupakan pelajar di Kota Agung ditangkap sekitar pukul 13.00 Wib di jalan raya Ir. H. Juanda Jalur 2 Kota Agung dan RW seorang pengangguran ditangkap pukul 16.00 Wib di jalan raya Pasar Wonosobo” katanya, kemarin (2/11).
Aksi para pelaku kata dia, tergolong sadis karena dalam 1 perkara penjambretan tersebut, ada 2 korban yang harus dirawat di rumah sakit dengan luka-luka karena terjatuh dari sepeda motor. “Korban luka-luka, seorang ibu Rohana Septila (28) dan anaknya masih balita Zulfa (2). Mengalami luka-luka karena terjatuh usai di jambret para pelaku tersebut,” jelas Kasat Reskrim.
Polisi menangkap keduanya berdasarkan laporan LP/B -191/IX/2017/Polda Lpg/Res Tgms/Sek Agung,  tanggal 17 September 2017 korban Harisen Frediyanto (30), TKP jalan Raya Pekon Kota Batu Kec. Kota Agung dan LP/B-641/X/2017/Polda Lpg/Res Tgms tanggal 01 Oktober 2017 korban Sely (17).
Kasat Reskrim, mengungkapkan berdasarkan hasil pengembangan, pelaku AP juga mengakui pernah melakukan Curas modus Jambret di 9 TKP lain di Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu. Diantaranya jalan raya, di Pekon Bandar Kejadian menjambret Tas berisi 2 Hp dan uang Rp.2 juta, 2 kali di jalan raya Pekon Way Gelang, Pekon Talagening, Pekon Kandang Besi, Pekon Rajabasa, Pekon Banyu Urip, Pekon Gisting Atas dan Kabupaten Pringsewu di Jalan Raya Pagelaran.
Sementara pelaku RW yang merupakan resedivis dalam kasus yang sama melakukan Curas bersama AP di 2 TKP yaitu Pekon Way Gelang Kota Agung Barat dan Pekon Banyu Urip Wonosobo. “Barang bukti berhasil diamankan dari pelaku berupa sepeda motor Yamaha Vixion Warna Merah – Hitam tanpa plat yang digunakan sebagai alat dalam melakukan kejahatan dan HP Oppo A39 warna Gold HP milik korban. Dan guna penyidikan lebih lanjut kedua pelaku saat ini ditahan di Satreskrim Polres Tanggamus”, tandas AKP Hendra Saputra.
Teertangkapnya pelaku kejahatan dibawah umur menambah daftar panjang pelaku kejahatan dibawah umur ini seperti pepatah “Patah tumbuh hilang berganti” ini ada yang resedivis dan baru-baru juga, rata-rata umurnya ada yang belasan tahun, dibawah 20 tahun. Istilahnya baru baru lulus sekolah. (nda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here