BERBAGI

EkstraNews.com – KOTABUMI – Melihat konstalasi politik dengan menguatnya pasangan Zainal-Yusrizal, membuat posisi petahana  semakin terancam. Sebab meskipun belum secara resmi baik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Demokrat mengeluarkan keputusan menetapkan pasangan tersebut, namun dukungan terhadap keduanya terus mengalir deras. Terlebih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mendatang, dimungkinkan antara petahana dan pasangan Zainal- Yusrizal terjadi ‘duel’ atau head to head. “menguatanya pasangan Zainal-Yusrizal dihati publik Lampura, membuat petahana harus melakukan gebrakan politik termasuk untuk mempertimbangkan soal wakil yang akan mendampinginya,” ungkap Suwandi, peminat masalah sosial politik Lampura, kemarin (5/11).

Menurut Suwandi, petahana Agung Ilmu Mangkunegara harus mampu merubah pola. Tidak hanya terpaku dengan melakukan sosialisasi yang dibungkus dengan kunjungan kerja kedaerah.  Tetapi harus ada terobosan nyata dan penguatan tim pemenangan baik dari partai politik, tim keluarga maupun tim-tim pemenangan lain yang telah terbentuk. Tim ini harus bekerja ekstra keras, untuk terus menyuarakan keberhasilan dan perubahan nyata yang dijadikan slogan. “Jika hanya terpaku pada strategi yang selama ini dilakukan, rasanya sulit untuk menembus simpul-simpul massa yang merupakan basis bagi Zainal-Yusrizal,” terang Suwandi.

Dikatakan, tidak dapat dipungkiri baik Zainal maupun Yusrizal, memiliki basis massa solid hampir disetiap pedesaan. Zainal yang mantan bupati Lampura memiliki banyak pendukung setia yang menginginkanya kembali memimpin Lampung Utara. Mereka ini tanpa dimintapun terus bersosialisasi. “tentunya ini menjadi kekuatan tersendiri yang semakin hari semakin bertambah besar,” ujarnya.

Begitupun dengan basis massa yang dimiliki Yusrizal. Ketua DPC Partai Demokrat Lampura ini memiliki pendukung setia yang tidak tergoyahkan. Ini dibuktikan ketika yang bersangkutan mencalonkan diri sebagai bupati Lampura pada 2013 lalu. Setidaknya 35 ribu suara diperolehnya, meski tanpa didukung finansial yang memadai. Bukti lain yang dapat dijadikan cacatan, Yusrizal yang mencalonkan diri di Daerah Pemilihan (Dapil) 2, mampu mendongkrak perolehan suara hingga 3 kursi di DPRD Lampura dari Dapil 2. “Kenyataan ini haruslah menjadi cacatan tersendiri bagi petahana untuk segera melakukan terobosan, jika tidak akan sulit baginya untuk memenangkan Pilkada mendatang,” pungkas Suwandi (cw8/rid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here