BERBAGI
EkstraNews.com – Tegineneng – Kepala UPT Pasar Trimulyo, Toyiban mengaku tidak pernah mengusir dan sudah memulangkan uang dari para pedagang dengan dibuktikan adanya kuitansi pengembalian.
Hal itu dikatakan Toyiban kepada Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran M Nasir usai inspeksi mendadak di pasar Trimulyo Kecamatan Tegineneng, Minggu, 24 Desember 2017.
“Itu tidak benar pak, tidak pernah saya usir pedagang, dan uang mereka pun sudah dikembalikan,” kata dia.
Menurut Toyiban, apa yang sudah dilakukannya merupakan ketentuan dari pemerintah, sehingga tidak menyalahi aturan.
“Malahan saya bersama Pol PP pernah menertibkan pedagang, namun saya tidak pernah mengusir,” kata dia.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran M Nasir mengatakan, apa yang dijadikan dasar kepala UPT pasar Trimulyo merupakan hak jawabnya kepada kepala dinas.
“Jadi melakukan pembelaannya bukan dengan saya, saya hanya mencari fakta di lapangan dan juga didamping pihak dinas, silahkan buat pembelaan kepada kepala dinas. Namun, berdasar laporan pedagang dan sidak saya di lapangan menjadi bahan temuan saya, dan ini langsung oleh ketua DPRD,” kata dia.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesawaran itu pun menyayangkan tindakan yang dilakukan petugas pasar setempat yang memungut uang tidak sesuai aturan.
“Para pedagang ini merupakan warga Pesawaran, dan itu semestinya yang perlu dapat pembinaan agar kesejahteraan mereka meningkat, bukan malah diintimidasi dengan cara pungli,” kata dia.
Diketahui, berdasar keterangan dari pedagang, sebelumnya, pihak UPT pasar setempat mematok pungutan sekitar Rp3,5 juta sampai Rp7 juta untuk  lapak seluas 4,5 meter persegi sampai 9 meter persegi. Namun, setelah diprotes warga, sebagian pungutan dengan dalih pembiayaan pasar dikembalikan walaupun tidak utuh.
Saat ini, para pedagang ‘hanya’ dipungut sekitar Rp1 juta sampai Rp2 juta dengan dalih sama tanpa diberikan bukti bayar. (*)

Sumber Berita: Sbi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here