BERBAGI
EkstraNews.com – Pringsewu – Dalam rangka memperingatan Hari Disabilitas Nasional Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu bersama┬áLembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Amanah Bunda Pringsewu mengadakan berbagai┬álomba bagi para penyandang disabilitas, antara lain lomba melukis, menyanyi maupun baca puisi.
Hadir dalam puncak acara tersebut, Kepala Dinas Sosial Propinsi Lampung, Sumarju Saeni, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Propinsi Lampung Ratna Fitri, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu Arif Nugroho beserta jajarannya, para Ketua LKS se Propinsi Lampung dan Pringsewu, TKSK, PSM serta para penyandang Disabilitas dan keluarga dan juga masyarakat setempat.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu Arif mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pringsewu sangat mempedulikan para penyandang disabilitas dengan bekerja sama seluruh stake holder dibantu oleh Pemerintah Propinsi dan Pusat selalu berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas penyelenggaraan kesejahteraan sosial.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan salah satu prioritas pembangunan adalah Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia yang didalamnya termasuk para penyandang Disabilitas, “Katanya.
Ditambahkan oleh Arif, bahwa tahun depan akan dibentuk sebuah Forum penyandang disabilitas dalam rangka mewadahi para penyandang disabilitas untuk memperoleh fasilitas dan aksesbilitas pelayanan dan upaya peningkatan kesejahteraan.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Propinsi Sumarju, yang mewakili Gubernur Lampung, menyampaikan beberpa program pemerintah Propinsi dalam penanganan penyandang disabilitas seperti Peningkatan kualitas SDM menjadi faktor yang sangat penting untuk menyikapi perkembangan pembangunan ke depan, termasuk para penyandang disabilitas.
“Bahkan Pemerintah Propinsi melalui Dinas Sosial telah menjalin kerjasama dengan sektor swasta guna memfasilitasi para penyandang disabilitas dalam bekerja. Beberapa penyandang disabilitas yang sudah bisa disalurkan sebagai tenaga kerja antara lain ke Dealer Auto 2000, Alfamart, bahkan ada beberapa yg sudah disalurkan ke perusahaan galangan kapal. Hal itu sebagai salah satu pelaksanaan peraturan yang mewajibkan penggunaan tenaga kerja penyandang disabilitas sebanyak 1% bagi perusahaan swasta dan 2 % bagi BUMN/BUMD,” Ucapnya.
Lanjut Sumarju, beberapa program pembangunan lain yang responsif penyandang disabilitas baik melalui pembangunan fisik maupun regulasinya.
“Selain fasilitas, pemerintah juga memfasilitasi masalah aksesbilitas bagi penyandang disabilitas ditempat-tempat pelayanan umum”, ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sumarju membagikan bingkisan berupa 110 paket sembako dari Gubernur Lampung bagi para penyandang disabilitas di Kabupaten Pringsewu. Sumarju juga menerima lukisan karya penyandang disabilitas yang dibuat pada saat acara tersebut.(Sol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here