BERBAGI

EkstraNews.com – TULANGBAWANG – Tingginya curah hujan di Kabupaten Tulangbawang sepekan terakhir ini, menyebabkan beberapa titik ruas jalan yang tersebar di beberapa kecamatan tergenang air. Bahkan menyusul satu lagi jembatan semi permanen yang tergerus air hingga terputus. Seperti yang pernah terjadi di jembatan Rengas Cendung Menggala, kali ini menimpa salah satu jembatan di jalan alternatif penghubung yang berada di Unit 8 Kampung Mekar Indah Jaya,  Kecamatan Banjar Baru kabupaten setempat.

Hujan yang mengguyur dari sore hari sekira pukul 17.00, berlanjut deras hingga pukul 21.00 dan mereda menjadi hujan rintik-rintik sampai berhenti menjelang pukul 24.00 wib, Selasa (12/12), berdampak pada terputusnya satu titik jembatan yang menghubungkan menuju 4 kecamatan lainnya. Menurut warga di sekitarnya, jembatan itu mulai terkikis dan ambrol setelah hujan mengguyur dari 2 hari sebelumnya yakni Sabtu malam (10/12).

Untuk sementara jalan tersebut diperbaiki secara darurat oleh masyarakat setempat, sehingga hanya dapat dilintasi kendaraan roda dua.  Namun bagi mobil angkutan berat diminta untuk mengalihkan kendaraannya pada jalan alternatif dari jalur yang berbeda. Darwanto warga Kampung Mekar Indah Jaya mengatakan, jalur jalan yang membentang dari Simpang Unit 8 ini merupakan salah satu jalan provinsi, dan sebagai jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Banjar Baru dengan Kecamatan Gedung Aji hingga Kecamatan Rawapitu.

“Kalau lama –lama begini jadinya susah juga mas, bila jembatan putus ini belum secepatnya diperbaiki, semua pekerjaan kami jadi terhalang. Karena setiap hari kami bekerja selalu melewati jembatan ini,” keluhnya saat ditemui di lokasi jembatan tersebut.

Para warga melontarkan harapan sama menginginkan agar jembatan itu segera dibangun secara permanen. Wandi sebagai sopir truk angkutan hasil bumi, mengaku dirinya terjebak dan terpaksa putar arah pada saat akan melalui jalur jalan ini. “Saya berharap jembatan tadi dapat segera diperbaiki, apalagi jalan ini penting karena jalur penghubung menuju Rawapitu dengan jarak tempuh yang lebih cepat,” ujarnya.

Di lokasi terpisah, seperti di Jalan Raya Gunungsakti Menggala, pasca hujan yang mengguyur Selasa malam, sempat terjadi genangan air di dua titik dengan ketinggian sebatas betis orang dewasa.  Genangan air pada badan jalan dua jalur dari terminal Menggala hingga persimpangan yang menghubungkan ke Tiyuh Penumangan, Tulangbawang Barat itu, sempat mengkhawatirkan jika curah hujan lebih lama lagi tidak mereda. (ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here