BERBAGI

Polsek Tulangbawang Tengah (TbT), Kabupaten Tulangbawang Barat berhasil menangkap WS (18) terduga pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) yang terjadi di Balai Tiyuh Mulya Jaya.

Kapolsek TBT Kompol Leksan Ariyanto mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo mengungkapkan, pelaku ditangkap Polsek TBT hari Kamis (25/01/18) sekitar pukul 11.30 WIB.

Tersangka diciduk polisi saat sedang bersekolah di salah satu SMA negeri yang berada di Menggala Kabuparen Tulangbawang.

“WS ini statusnya pelajar, warga Kelurahan Rengas Cendung Kecamatan Menggala,” terang Leksan, Jumat (26/01).

Kapolsek mengatakan, pelaku ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 11 / I / 2018 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek TBT tanggal 23 Januari 2018 dengan korban Dandi Setiawan (14) dan Dani Kurniadi (14).

“Kedua korban ini juga statusnya pelajar, warga Tiyuh Mulya Jaya Kecamatan Tulangbawang Tengah,” papar Kapolsek.

Dalam laporannya, kedua korban mengaku menderita kerugian handphone Xiomi Redmi Note 4 warna abu-abu dan handphone Oppo Neo 7 warna hitam yang diduga telah dirampas oleh tersangka.

“Dua HP itu semuanya ditaksir seharga Rp 3,6 juta,” sambungnya.

Kapolsek menjelaskan, dalam menjalankan aksinya WS bersama temannya yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dengan menggunakan 1 unit sepeda motor merek Honda Revo warna hitam mendatangi korban.

Kedua tersangka berpura-pura bertanya kepada korban.Lalu WS dan rekannya memukul dan mengancam korban sembari mengambil barang-barang berharga milik korban.

“Pelaku WS bersama dengan temannya mendatangi korban yang sedang bermain handphone, mengambil paksa uang dan handphone milik korban sambil memukul korban, apabila korban tidak mau, para pelaku juga mengancam akan membawa sepeda motor korban,” jelasnya.

Leksan menerangkan, dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa handphone merk Xiomi Redmi Note 4 warna abu-abu, handphone merk Oppo Neo 7 warna hitam dan sepeda motor merk Honda Revo warna hitam list merah BE 3819 SJ.

“Saat ini pelaku sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Tulangbawang Tengah,” katanya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 ke 2 KUHP diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun. (trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here