BERBAGI

Masyarakat Provinsi Lampung patut berbangga. Pasalnya, salah satu seniman asal Lampung, Ruth Marini namanya mulai dikenal di kancah perfilman nasional.

Sebab wanita berparas cantik kelahiran Bandar Lampung tersebut masuk dalam jajaran aktris yang turut serta dalam penggarapan film Wiro Sableng 212 yang dirilis ulang.Wiro Sableng merupakan kisah legendaris Indonesia yang ditulis oleh penulis kenamaan Indonesia, Bastian Tito, yang juga ayah dari pemeran Wiro, Vino G Bastian.

Beberapa artis kenamaan Indonesia lainnya pun turut serta dalam penggarapan film kolosal tersebut di antaranya Yayan Ruhian, pemeran Mad Dog di film The Raid, Marsha Timothy, Sherina Munaf, dan lainnya.

Film Wiro Sableng 212 dalam waktu dekat akan ditayangkan versi layar lebarnya yang digarap Lifelike Pictures dengan menggandeng Fox International Production.

Ruth Marini sendiri mendapatkan kesempatan memerankan salah satu tokoh peran penting dalam garapan film tersebut yakni sebagai Sinto Gendeng yang merupakan guru utama dari Wiro Sableng.

Diceritakan, Sinto Gendeng yang bernama asli Sinto Weni adalah tokoh silat golongan putih yang mempunyai ilmu sangat tinggi. Sinto ini terkenal dengan sifatnya yang aneh dan seperti orang tidak waras, sehingga mendapatkan julukan Sinto Gendeng.

Betapa bahagianya Ruth Marini dan tidak menyangka saat dipercaya memerankan karakter tokoh iconik dalam film tersebut saat pihak Lifelike Pictures menghubungi dirinya kala itu.

“Ya tentunya sangat bahagia sekaligus berbangga, karena bisa dipercaya memerankan peran Sinto Gendeng ini dalam film Wiro Sableng 212, sutradara Angga Dwimas Sasongko, produksi Lifelike Pictures bekerjasama dengan FOX International,” ucapnya, saat diwawancara, Selasa (23/1/2018).

Ia pun mengisahkan, bagaimana awalnya bisa terpilih untuk memainkan peran tersebut. Awalnya dihubungi oleh pihak Lifelike Pictures untuk dapat mengikuti casting film Wiro Sableng 212.

“Wah tentunya saya senang sekali dan tidak menyangka bisa dapat kesempatan ini. Terlebih, informasinya beberapa artis kenamaan akan turut ikut casting dalam film ini. Pokoknya tidak menyangka sama sekali,” tuturnya.

Setelah melalui tahap casting, baik casting drama dan juga fighting, dan tentunya bersaing dengan beberapa orang lainnya, akhirnya dirinya yang terpilih‬ untuk memerankan tokoh Sito Gendeng.

“Ya kesempatan itu saya ambil walaupun saya sebenarnya tidak ada basic beladiri (fighting). Namun, kami para pemain tetap diberikan pelatihan bela diri. Untuk proses shooting sendiri berjalan selama tiga bulan,” ungkap wanita yang bergabung dengan Teater Satu tersebut. ‬

Kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam memerankan tokoh Sinto ini, sambungnya, sebenarnya ada namun masih dapat diatasi. Hanya saja dirinya harus ekstra mengikuti training latihan beladiri dan fighting.

“Karena saya pada dasarnya tidak ada basic beladiri sama sekali. Namun, karena dibantu oleh kang Yayan Ruhian selaku mentor, dan Chan Manching selaku fighting director, akhirnya kesulitan itu dapat diatasi,” paparnya.

Peraih The Best Aktris Monolog di Indonesia ini, mengungkapkan rasa senangnya dan bangga diberikan kesempatan memerankan tokoh Sinto Gendeng dalam film Wiro Sableng 212 yang merupakan film perdananya.

“Ya tentunya bangga bisa bekerja sama dengan para aktor yang berdedikasi tinggi di dunia perfilman. Terlebih film ini diproduksi oleh Fox, rumah produksi yang telah mendunia,” tuturnya.

Ia pun mengaku untuk dapat memerankan tokoh yang diembannya secara maksimal dan sebaik mungkin tidak tanggung-tanggung dengan menjalankan beberapa riset, banyak menonton, membaca dan bertanya juga dengan observasi bagaimana seorang pendekar memiliki laku hidupnya. ‬

Supaya akting bela dirinya mumpuni dan bagus saat ditonton, ia juga belajar fighting dengan aktor laga kenamaan, Yayan Ruhian. “Di Wiro Sableng kita semua digembleng dengan latihan bela diri setiap hari. Ya tentunya kesulitan bahkan banyak biru-biru karena benar benar bertarung,” kelakarnya. (trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here