BERBAGI

Tim Intelejen Kejati Lampung dan Kejari Lampung Selatan bersama Kejari Metro menangkap daftar pencarian orang (DPO) Kejari Kalianda Lampung Selatan, terpidana Gunawan, Selasa (23/1/2018).

Terdakwa Gunawan dinyatakan DPO sejak 2014, dalam perkara pita cukai.“Terpidana ditangkap sekitar pukul 15.45 WIB bertempat di Kota Metro dipimpin dan dikendalikan langsung oleh Asisten Intelijen Kejati Lampung Leonard Simanjuntak,” kata Kajari Lampung Selatan Sri Indarti, SH, didamping Kasi Peneranga Kejati Lampung Irfan Natakusuma di Kantor Kejati Lampung, Selasa petang.

Lebih lanjut Sri Indarti mengatakan, terpidana Gunawan dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 huruf C UU RI Nomor 11 tahun 1955 Tentang Cukai, sebagaimana ​dirubah dengan UU RI Nomor 39 tahun 2007 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 1995 Tentang Cukai.

Berdasarkan putusan MA RI nomor 1079K/Pid.Sus/2012 tanggal 12 Februari 2014 dengan pidana penjara selama enam bulan dan pidana denda sebesar Rp1.7 miliar.

Menurut Sri Indarti, penangkapan terpidana, setelah dilakukan pemantuan oleh tim sekitar tiga bulan.

Berdasarkan informasi Intelijen diperoleh laporan keberadaan terpidana di sekitar Kota Metro. Selanjutnya tim gabungan bergerak ke Kota Metro dan berhasil melakukan penangkapan terhadap terpidana.

“Dia tidak tahu jika dia ditetapkan sebagai DPO, pertama tercium keberadaanya di kontrakan di Lampung Tengah, selanjutnya dia berpindah ke Metro,” kata Kajari Lamsel.

Saat dilakukan pengkapan, terpidana sedang berada di rumah istri keduanya. Ia ditangkap tanpa ada perlawanan.

“Perkara terdakwa ini soal pita cukai (kepabeaan), divonis bebas oleh PN Kalianda, Kejaksaan mengajukan Kasasi Ke MA dia masuk diputus enam bulan,” kata Kajari.(trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here