BERBAGI

Presiden Joko Widodo membagikan secara simbolis 3.500 lembar sertifikat tanah untuk masyarakat Lampung.

Kegiatan ini dipusatkan di GOR Way Handak, Kalianda, Minggu, 21 Januari 2018.

Menurut Jokowi, permasalahan sengketa lahan masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat saat melakukan blusukan ke daerah-daerah.

Karena itu, kata Presiden, ia telah memerintahkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN untuk menerbitkan sertifikat untuk masyarakat. Ia pun meminta proses pembuatan sertifikat bisa dipermudah dan dipercepat.

“Dari data, harusnya ada sekitar 126 juta sertifikat diterbitkan di seluruh Indonesia. Tapi, saat ini baru sekitar 46 juta yang diterbitkan. Masih ada 80 juta yang harusnya diberikan kepada masyarakat,” ujar Jokowi.

Karena itulah, lanjut Presiden, pada tahun 2017 lalu ia telah memerintahkan Kementerian Agraria Dan Tata Ruang/BPN untuk menerbitkan 5 juta sertifikat untuk rakyat.

Dan tahun 2018 ini kembali akan ditambah menjadi 7 juta sertifikat untuk rakyat.

“Di tahun 2019 nanti akan kita tambah menjadi 9 juta sertifikat untuk rakyat,” kata Jokowi.

Presiden pun meminta kepada masyarakat yang telah mendapatkan sertifikat untuk memanfaatkannya dengan baik.

Jika sertifikat akan dijadikan agunan pinjaman ke bank, uangnya haruslah dimanfaatkan sebagai modal kerja.

“Kalau sertifikatnya disekolahkan, jangan untuk membeli mobil. Nanti angsurannya tidak terbayar. Tapi gunakan untuk modal kerja,” kata Jokowi di hadapan ribuan warga penerima sertifikat. (trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here