BERBAGI

Aksi Demo yang digelar Forum Warga Bandar Lampung Berdaulat (FWBLB) Senin (22/1/2018 pagi, syarat akan unsur politik. Pasalnya, inisiator forum tersebut Ahmad Muslimin dan Resmen Kadapi diketahui merupakan orang dekat dan loyalis Wali Kota Bandar Lampung yang juga merupakan Calon Gubernur Lampung, Herman HN.

Dalam orasinya, Muslimin menuding M Ridho Ficardo Gubernur pembohong, dan meminta untuk membayar DBH Bandar Lampung sekarang juga. Sebab menurutnya, Dana Bagi Hasil (DBH) milik Kota Bandar Lampung yang harusnya menjadi hak warga Kota Bandar Lampung dan kewajiban gubernur Lampung untuk memenuhinya belum mampu direalisasikan. Sementara di sisi lain pemprov selalu membanggakan bahwa mereka berhasil membangun.

“DBH bukan saja penting sebagai perwujudan UU terkait implementasi OTDA tapi juga menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan kota dan pembiayaan aparatur negara, sungguh sangat miris hanya karena mungkin bersaing dalam PILGUB atau persoalan lainnya lantas DBH yang harusnya dapat membiayai insentif guru honor, tukin pegawai, bantuan pesantren, insentif RT, insentif guru ngaji Kota Bandar  Lampung, pembiayaan lainnya, akhirnya tertunda karna pemerintah kota dan rakyat Kota Bandar Lampung di “hukum” oleh gubernur dalam bentuk DBH tidak dibayarkan. Penahanan DBH milik Pemkot Bandar Lampung selama 2 tahun adalah bentuk kriminal dan perbuatan dzolim yang dilakukan gubernur,” tegas Muslimin.

Diketahui Ridho maupun Herman HN sama- sama akan berkompetisi memperebutkan kekuasaan di Pemerintahan Provinsi Lampung pada Pilgub Juni mendatang.

Apakah hal ini merupakan suatu upaya Herman HN untuk menjegal lawan politiknya?(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here