BERBAGI
 Anggota Polsek Pringsewu Polres Tanggamus melakukan pemeriksaan peristiwa ambruknya jembatan gantung di Pekon Tanjung Anom Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu, Senin (15/1).
Akibat ambruknya jembatan gantung, pemuda berusia 18 tahun bernama Misbah warga Kuto Pengasih Pekon Candi Retno Kecamatan Pagelaran terperosok bersama sepeda motornya.
“Berdasarkan keterangan korban, ambruknya jembatan diperkirakan sekitar pukul 07.45 WIB, saat korban melintasi jembatan dar Pekon Candi Retno Pagelaran menuju Pekon Tanjung Anom Kecamatan Ambarawa,” kata Kapolsek Pringsewu Kompol Andik Purnomo Sigit, SH. S.Ik. MM mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si.
Kapolsek menegaskan, tidak ada korban jiwa dan korban hanya mengalami luka lecet di dada dan lecet lutut.
“Tidak ada korban jiwa, korban hanya mengalami luka-luka dan kendaraan sepeda motornya Honda Beat tersangkut kabel,” tegas Kapolsek.
Lanjut Kapolsek, berdasarkan pemeriksaan di TKP, ambruknya jembatan disebabkan lepasnya pengait seling utama jembatan gantung tersebut, bukan karena adanya bencana alam.
“Dipastikan jembatan ambruk karena lepasnya pengait seling utama. Untuk ketahui, berdasarkan keterangan aparat pekon setempat jembatan tersebut di buat pada tahun 1996 namun selalu di renovasi dengan menggunakan dana bantuan dari desa dan swadaya masyarakat,” jelasnya.
Langkah yang diambil petugas, sambung Kapolsek yaitu bersama BPBD Kabupaten Pringsewu melakukan evakuasi kendaraan dan membuat tanda larangan melintas atau memasuki area jembatan sehingga dapat mencegah korban lainnya.
Turut hadir dalam pemeriksaan TKP, Anggota DPRD Pringsewu Sahidin, Kepala BPBD Pringsewu Khotim, Kanit Sabara Iptu Ruzan Afani, Kanit Intelkam Polsek Pringsewu Ipda Darwin, Kapospol Ambarawa Bripka Budi Hartono dan Danpos Ramil Ambarwa Peltu Parno Tegal. (Sol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here