BERBAGI

DPP Partai Hanura resmi memecat Ketua DPD Hanura Lampung Sri Widodo. SK pemecatan yang ditandatangani Ketum Oesman Sapta dan Sekjen Hari Lotung tersebut berdasarkan mosi tidak percaya yang diajukan sebagian besar DPC Hanura se-Lampung.

Wakil Ketua DPD Partai Hanura Sukoyo membenarkan surat pemecatan tersebut. Dirinya juga menjelaskan, DPP Hanura mendapuk Andi Surya sebagai Plt Ketua Hanura Lampung yang bertugas mempersiapkan Musdalub yang akan digelar besok (Selasa) di DPP.

“Besok, DPD Hanura langsung menggelar Musdalub di Jakarta. Hal ini untuk memilih ketua DPD Hanura yang baru dengan masa bhakti yang sama yakni 2015-2020,” jelas Sukoyo.

Dirinya juga menegaskan, DPP hanya memecat Ketua DPD, bukan merombak struktur kepengurusan yang ada. “Secara legalitas, DPP Hanura dipimpin Oesman Sapta Odang. Untuk menjaga eksistensi Hanura di Lampung, ke depan DPP perlu melakukan perombakan kepengurusan di Lampung. Insya Allah hasil Musdalub besok, kepengurusan terpilih mampu membangkitkan kembali kejayaan Hanura di Lampung,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, Ketua DPD Hanura Lampung Sri Widodo disinyalir ikut serta dalam Munaslub Hanura versi Ambara yang dinilai bertentangan dengan AD/ART Partai Hanura karena tidak mengindahkan ketentuan yang tercakup di dalamnya.

Hal itu diungkapkan Wasekjen Hanura, Andi surya, bahwa setiap kader Partai Hanura wajib mematuhi AD/ART Partai Hanura, dan bagaimana mungkin sebuah perlehatan sakral seperti Munas/Munaslub diselenggarakan hanya berdasarkan kongkow di warung kopi lalu memecat Ketua Umum.

Sebab, kata Andi, berdasarkan AD/ART Partai Hanura, Munas/Munaslub harus melalui tahapan sebagai berikut: Tahap 1: Untuk mengajukan Munaslub, syaratnya. adalah mosi dari 2/3 jumlah DPD dan 2/3 jumlah DPC. Tahap 2: Kemudian diajukan ke DPP Hanura untuk dipertimbangkan dan diputuskan oleh Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum. Tahap 3: Munaslub diselenggarakan oleh DPP Partai Hanura dengan mengundang BPH, Ketua Dewan Penasehat, Dewan Pembina, Ketua Dewan Kehormatan, DPD dan DPC.(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here