BERBAGI

Raja Dangdut Rhoma Irama (71) hanya bereaksi begini saat  melihat  Ridho Rhoma (29).

Salah satu putranya, yang mulai Kamis (25/1/2017) diizinkan keluar dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur.

“Saya bersyukur. Sejak awal saya bilang, walau saya kecewa (Ridho terjerat kasus narkotika hingga menjalani masa rehabilitasi di RSKO), tetapi saya tidak marah. Saya bersyukur bisa menemukan dia (Ridho) masih bernyawa,” kata Rhoma di RSKO, kemarin.

Hal tersebut diungkapkan Rhoma karena dia mengetahui bahwa data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebutkan, dalam satu hari, rata-rata ada 30 hingga 50 orang meninggal akibat overdosis mengonsumsi obat-obat terlarang dan narkotika.

Setelah bebas menjalani masa rehabilitasi di RSKO, Ridho merasa lega.

“Saya lega sudah menjalani hukuman sesuai prosedur,” ujar Ridho yang ditangkap polisi di sebuah hotel di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, 25 Maret 2017 dini hari setelah kedapatan memiliki sabu seberat 0,7 gram.

Begitu keluar dari RSKO, Ridho yang merupakan buah cinta Rhoma dengan Marwah Ali ini akan melakukan recovery (pemulihan) terlebih dulu, sebelum kembali lagi bernyanyi.

“Saya minta doanya saja, semoga bisa secepatnya melakukan recovery,” ujar Ridho dikutip dari Kompas.com.

Pelantun Menunggu yang pernah berakting di film Dawai 2 Asmara (2010), Sajadah Ka’bah (2011) dan Sajadah Ka’bah 2 (2014) ini dijatuhi vonis hukuman 10 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada 19 September 2017.

Ketika vonis dibacakan hakim, Ridho sudah menjalani hukuman penjara selama enam bulan di Rutan Salemba, Jakarta Pusat.

Hakim memutuskan, Ridho menjalani sisa waktu tahanannya di RSKO Cibubur sambil menjalani rehabilitasi.

“Ini pelajaran buat Ridho. Semoga dia bisa lepas (dari jeratan narkotika),” ujar Rhoma. (trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here