BERBAGI

Mengikuti generasi millennial di zaman serba internet ini, kamu sebagai pencari kerja tidak lagi dituntut untuk mengirimkan CV kamu lewat pos, atau menyerahkannya langsung ke kantor perusahaan yang kamu targetkan.

Banyak job portal dan website perusahaan yang sudah di-upgrade agar kamu bisa langsung melamar dengan lebih mudah karena bisa kamu akses dimana saja. Meski begitu, beberapa perusahaan masih sering meminta kandidatnya mengirim CV via email. Cara melamar kerja yang ini nih yang jadi pertanyaan, ‘bagaimana cara mengirim kerja via email yang benar?’

Nah, berikut ini tata cara mengirim lamaran kerja via Email yang bisa kamu ikuti,

1. Miliki email profesional

Langkah terpenting dalam tata cara mengirim lamaran kerja via email yang harus kamu lakukan adalah memiliki email profesional. Seperti apa email yang professional? Yang dimaksud email profesional adalah email yang sering kamu akses, baik untuk sosial media atau keperluan pribadi lainnya. Email profesial umumnya menggunakan nama kamu sendiri agar terlihat profesional.

Alamat email seperti akusangatcantik@gmail.com atau guesukacokelat@yahoo.com akan membuatmu terkesan kurang profesional. Jika email kamu belum memenuhi kriteria email professional, membuat sebuah email baru akan lebih baik . Karena tidak jarang saat tim HR mendapatkan email dari alamat yang terkesan norak dan tidak profesional, biasanya akan dilewatinya begitu saja oleh mereka.

2. Beri subject yang sesuai

Hal pertama yang menjadi perhatian tim perekrut perusahaan adalah subject atau judul email kamu. Beberapa lowongan mencantumkan ketentuan subject email untuk memudahkan mereka memisahkan email pelamar. Lalu apa yang harus diisi di kolom itu kalau tidak ada ketentuannya? Nah, kalau tidak ada, kamu sebaiknya mengisi subject email kamu dengan posisi lowongan yang kamu lamar ditambah namamu, seperti contoh berikut,

‘Lamaran Junior Auditor_MawarMelati’

3. Pastikan menulis alamat tujuan dengan benar

Lihat baik-baik kemana saja kamu harus mengirimkan lamaran kamu. Kadang kamu akan diminta menambahkan alamat email lain di cc. Perhatikan dengan seksama alamat email yang tertera di informasi lowongan yang kamu dapat. Kamu harus menuliskan alamat email ini dengan benar Sobat, karena salah satu karakter saja bisa membuat lamaran kamu terkirim ke orang lain.

4. Tulis body message singkat

Walaupun hanya diminta mengirim CV, jangan mengirimnya mentah-mentah tanpa body message. Berikan penjelasan singkat mengenai diri kamu dan dari mana kamu mendapatkan informasi lowongan tersebut. Kamu bisa mengutip dari surat lamaran kamu, sekedar nama, pendidikan terakhir dan ketertarikanmu pada lowongan yang ada saja. Karena isi yang terlalu panjang justru bisa berakhir terabaikan.

5. Sertakan surat lamaran dan dokumen pendukung dalam ukuran kecil

Meski sudah menjelaskan secara singkat di body message, Jika kamu ingin mempromosikan diri lebih jauh, kamu bisa melampirkan surat lamaran dalam bentuk file. Karena keberadaan surat ini bisa membantu pihak HR mengenali potensi yang belum tertera di badan email.

Jika kamu juga diminta mengirimkan beberapa salinan dokumen lain seperti ijazah terakhir, transkrip nilai, KTP, atau sertifikat. Pastikan file yang kamu punya sudah berukuran kecil, atau tidak lebih dari 1-2MB, tergantung ketentuan perusahaan. Ini untuk menghindari fitur Spam Filter menolak email kamu.

Terakhir, yang harus kamu lakukan dalam tata cara mengirim lamaran kerja via email ini adalah memastikan email kamu terkirim, dan menunggu respond perusahaan terkait. Selamat mencoba Sobat!. (plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here