BERBAGI

Majunya suatu daerah tak lepas dari peran kepala daerah dan legislatif dalam merancang dan menjalankan program prioritas maupun penunjang. Tentunya, perlu adanya keharmonisan antara dua unsur tersebut.

Hal ini dikatakan Calon Wakil Gunernur Lampung Ahmad Jajuli, bahwa hubungan yang baik dan harmonis antara Legislatif dengan eksekutif harus dijaga dengan baik. Sehingga tidak menimbulkan miss komunikasi yang berdampak pada regulasi-regulasi dan kebijakan yang akan dirancang dan dijalankan.

“Perlu adanya keharmonisan antara kedua lembaga ini. Artinya, antara legislatif eengan eksekutif perlu ada “feel”. Sehingga dalam merancang suatu perda dan menjalankannya tidak lagi ada miss komunikasi yang berakibat tertundanya perda tersebut,” jelas Jajuli dalam Bincang diskusi di Dawiels Cafe, Selasa (6/2/2018).

Selain itu, kata dia, antara legislatif dengan eksekutif maupun eksekutif (Gubernur) dengan eksekutif (Wakil Gubernur) harus membangun komitmen bersama. Artinya, harus menjaga komunikasi termasuk dalam pelayanan piblik.

“Untuk komitmen anti korupsi juga sudah disepakati. Artinya, jika sudah masuk ke pelayanan publik, kita akan menggandeng KPK,” ucapnya.(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here