BERBAGI

Wakil Ketua Umum DPN-HKTI (Dewan Pimpinan Nasional-Himpunan Kerukunan Tani Indonesia), Irjen Pol (Purn) Erwin TPL Tobing, mengungkapkan bahwa pemrintah jagan sembarang impor beras, jika pemerintah terus melakukan impor maka dampak buruknya akan langsung ke para petani.

Menurut Erwin, bila pemerintah pusat terus memberlakukan program impor beras maka akan berdapak buruk bagi petani, dirinya juga merasa geram terhadap tindak pemerintah ini. Lebih baik Bulog, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Perdagangan, duduk satu meja menyelesaikan permasalahan impor beras.

“Negara Indonesia ini sudah 17 tahun merdeka perihal impor beras. Ada apa ini, apakah sistem tata niaga kita yang salah atau sistem tani yang kurang. Harusnya bisa lebih teliti lagi sebelum mengambil keputusan,” ujarnya usai pelantikan Ketua HKTI Provinsi Lampung, di Swissbell Hotel, Bandar Lampung, Rabu (14/2/2018) kemarin.

Kita ini harusnya bersinegri, yang lucunya, Menteri Pertanian mengatakan akan ekspor beras, tapi Menteri Perdagangan akan impor beras. Jangan sembarang seperti itulah, kasih tau alasan kepada masyarakat apa alasan pemerintah impor beras. Harus dikritisi hal-hal seperti ini,” tegasnya.(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here