BERBAGI
Dalam sambutannya Gubernur Ridho menyatakan bahwa sebagian besar program pembangunan yang dilakukan Pemprov Lampung saat ini merupakan lanjutan dari pemerintah provinsi sebelumnya. Yang mana pada saat itu di pimpin oleh Gubernur Drs. H. Sjachroedin ZP.
“Pembangunan itu harus bersifat berkelanjutan, tidak ada pembangunan yang selesai dalam waktu singkat. Eh karenanya banyak juga program kita teruskan dari programnya Pak Sjachroedin,” katanya
Kemudian dalam pertemuan tersebut Gubernur Ridho juga memaparkan tiga program strategis yang dilakukan oleh Pemprov Lampung. Yakni menjadi basis ketahanan pangan nasional, membangun kawasan industri dan hilirisasi, serta mengembangankan sektor pariwisata.
“Pak Sjachroedin inikan duta besar indonesia untuk croasia. Bagaimana kalau kita jadikan duta besar Lampung untuk negara-negara eropa. Supaya belai bisa membantu mempromosikan pariwisata lampung disana.” usul Ridho yang kemudian disetujui oleh semua peserta yang hadir.
Sementara itu Drs. H. Sjachroedin ZP sebagai ketua DPP Lampung Sai menyatakan bahwa Lampung Sai merupakan organisasi bernuansa kedaerahan, dan bersifat terbuka, bukan organisasi politik.
“Lampung Sai merupakan organisasi yang terbuka. Oleh karena itu, diharapkan keberadaan Lampung Sai semakin eksis, bahkan secara nyata membantu memelihara, sekaligus memperluas promosi khazanah budaya Lampung,” tegas Sjachroedin.
Pengurus Lampung Sai, lanjut Sjachroedin, didirikan dengan tujuan sebagai wadah pemersatu untuk berbakti bagi Nusa dan Bangsa, dan kemajuan Lampung tercinta.(mrf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here