BERBAGI

Perempuan paruh baya ini harus menahan sakit di wajahnya. Ini disebabkan tumor yang  bersarang di wajahnya.

Siti Juariah (44), warga Desa Margorejo Dusun Karya Tani Kecamatan Kotabumi Utara Lampung Utara (Lampura) pun harus menunggu para dermawan untuk membantu dirinya berobat.

Tumor ganas yang menyerang dirinya diperkirakan sudah berjalan selama 3 tahun dan membuat wajah tepatnya di bagian hidung Siti membengkak. Karena keterbatasan biaya untuk berobat Siti Juariyah buruh tani ini belum mendapatkan apa yang menjadi haknya sebagai warga yakni kesehatan.

“Awalnya bengkak sedikit terus saya biarkan saja sambil terus bekerja saja,“ ujar buruh tani tebang tebu ini, saat ditemui dikediamanya, Sabtu (3/2)Siti menuturkan beberapa hari yang lalu dirinya pernah memeriksakan penyakitnya ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi. Setelah diperiksa di rumah sakit dirinya sarankan untuk berobat ke rumah sakit di Bandar Lampung.

“Pulang dari rumah sakit Kotabumi, saya berobat di Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung dan saya divonis dokter menderita tumor ganas. Terus saya disarankan ke Rumah sakit Cipto untuk segera dioperasi,” terang ibu dua anak ini.

Siti mengaku, dirinya sering merasakan sakit di bagian kepalanya yang diduga dampak dari pembengkakan diwajahnya.

“Yang saya rasakan sakit kepala, dan pernah keluar darah dari hidung saya selam 5 hari,” katanya.

Sementara itu, Tukino (50) suami Siti Juariyah, mengatakan dirinya beserta keluarga hanya bisa pasrah dan menunggu uluran tangan para dermawan untuk membantu biaya operasi istrinya ke rumah sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta.

“ Penghasilan kami ini gak menentu, kadang-kadang Rp50.000 sehari itu kalo ada yang ngajak kerja,” tutur Tukino.

Di tempat yang sama, Andi Sabaq Kepala Desa Margorejo membenarkan jika ada warganya yang menderita penyakit tumor ganas. Untuk membantu warganya, pihaknya meminta bantuan atau uluran tangan para dermawan untuk memberikan sedikit rezekinya guna meringankan beban warganya.

“ Alhamdulillah sampai saat ini sudah Rp900.000 penggalangan dana yang masuk ke rekening desa, “ jelas Andi. (trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here