BERBAGI

Mantan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP melihat aspek perkembangan di Provinsi Lampung sebagai salah satu wilayah yang berpotensi baik pariwisata atau kuliner dimata lokal maupun internasional.

Menurut Duta Besar Indonesia untuk Kroasia Sjachroedin ZP, Pemprov Lampung diharapkan jeli melihat dampak dari segala segi pembangunan. Seperti pengerjaan JTTS, kata Oedin, jalan tol seyogyanya harus membuat potensi.

“Lampung terkenal dengan kopi dan kakao-nya. Masyarakat disana (Kroasia) suka sekali minum kopi di bar. Artinya kan kenapa kita tidak coba peluang ini. Karena, jarak antar negara di luar negeri itu tidak jauh-jauh. Honggaria, Austria, dan Kroasia berjarak 3 jam perjalanan. Nah kopi Lampung kita sebarluaskan dengan potensi ini,”ungkapnya usai bersilaturahmi dengan Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, beserta jajaran di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Rabu (7/2/2018).

Lanjut Oedin, sapaan akrab beliau perihal bidang pariwisata, dirinya berharap, Dinas Pariwisata Provinsi Lampung kedepannya bisa memprogramkan untuk mengundang seluruh agen-agen travel baik lokal atau mancanegara.Untuk itu, kinerja Pemprov Lampung mengejar status Bandara Radin Inten II menjadi Bandara Internasional dan embarkasi haji penuh sudah sangat baik.

“Namanya kan jadi internasional, yang penting panjang landasan ini sudah memenuhi syarat minimal 3000 meter untuk pesawat besar mendarat, termasuk untuk embarkasi haji,”ujarnya.(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here