BERBAGI

Polresta Bandar Lampung telah mengeluarkan program Serve and Protect Integration System (SPIS) atau program respon cepat polisi tangani kejadian yang ada ditengah masyarakat.

Dengan menelpon 110 program yang disetujui Kapolri Jenderal Polisi M Tito Karnavian pada 7 April tahun lalu, polisi kini bisa datang dengan cepat ke tempat kejadian perkara (TKP).

Polwan cantik Bripda Anisa Riski Salsabila, salah satu petugas saat ditemui Tribun Lampung di ruang SPIS, belum lama ini mengatakan, dalam sehari ada puluhan orang yang menelepon dirinya.

Bertugas dari pukul 07.00 wib hingga 19.00 WIB dirinya bersama dua personel polwan lainnya mendapatkan informasi yang beragam.

Mulai informasi yang sifatnya bohong hingga benar pun pernah didapatkan. Tapi kebanyakan informasinya yang didapat ternyata benar.

Dia terkadang kesal karena ada informasi yang sifatnya hoax. Namun demi pelayanan iapun memakluminya dan mengharapkan penelpon gelap itu tak lagi permainkan petugas.

Namun banyak juga yang menginformasikan hoax, hingga ada juga yang pernah menelpon dirinya kalau sandal jepit hilang di masjid.

“Kalau untuk informasi yang kurang tepat atau preng saya langsung memberikan jawaban ke masyarakat kalau menginformasikan itu dengan benar dan akurat,” katanya

Jadi tidak boleh dipermainkan informasi itu, karena informasi itu sangatlah penting dan berharga.

Dirinya juga selalu mengimbau agar gunakan informasi tersebut dengan bijaksana kepada masyarakat.(trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here