BERBAGI

Badan Karantina Pertanian (Baratan) mendapatkan penghargaan penegakan hukum dari Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri. Baratan masuk empat besar kementerian dan lembaga yang memiliki penyidik pegawai negeri sipil (PPNS).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Bareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto dalam rangkaian Rakor PPNS di Bareskrim Polri, di Jakarta, Rabu, 7 Februari 2018 lalu.

“Penghargaan ini sangat membanggakan. Ini membuktikan kualitas dan kuantitas di Baratan selama ini sudah cukup baik,” kata Kepala Pusat Kepatuhan, Kerjasama dan Informasi Perkarantinaan Baratan Arifin Tasriff melalui rilisnya, Sabtu, 10 Februari 2018.

Arifin menyebutkan, ada 42 kementerian/lembaga yang memiliki PPNS. Baratan termasuk empat lembaga yang memiliki PPNS berprestasi melakukan penegakan hukum dan bersinergi baik dengan penyidik Polri.

“Penguatan pengawasan dan penindakan (wasdak) yang terus dilakukan selama ini menjadikan Baratan mendapatkan apresiasi dari kepolisian RI,” terang Arifin.

Secara khusus, Arifin menyampaikan apresiasi kepada UPT yang aktif melakukan penegakan hukum karantina. Ia berharap ke depan penyidik karantina semakin berani dan percaya diri dalam menindak pelanggaran yang terjadi, terutama yang berkaitan dengan pemasukan komoditas pangan strategis secara ilegal. (trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here