BERBAGI

Metro,(Ekstranews.com) – Wakil Walikota Metro Djohan secara simbolis menyerahkan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) dan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) tahun 2018, yang berlangsung di Aula Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Metro.

Djohan mengungkapkan, PBB merupakan salah satu aset penghasilan Daerah untuk melakukan sebuah pembangunan. Karenanya Masyarakat diminta untuk terus meningkatkan kesadarannya, yakni dalam memenuhi kewajibannya membayar PBB.

“Lurah sebagai Pimpinan Wilayah terdepan, agar dapat memberikan pemahaman dan memotivasi Masyarakatnya dalam membayar PBB. Terlebih bagi Kelurahan yang realisasinya masih sangat jauh dari target”, papar Djohan.

Sementara itu, lanjut Djohan, apresiasi setinggi-tingginya bagi Kelurahan yang telah mencapai realisasi PBB di atas 85% pada tahun 2017. Diantaranya Kelurahan Sumbersari (100%), Margodadi (96%), Purwoasri (96,1%), Purwosari (88,62%), dan Imopuro (87,58%).

Kemudian mengenai pertumbuhan realisasi dari tahun 2016 yang tertinggi dicapai oleh Kelurahan Yosorejo (24,55%), Ganjar Agung (14,66%), Yosodadi (11,66%), dan Purwosari (10,45%).

“Pemerintah Kota Metro mengucapkan terimakasih atas kerja keras para Lurah dan Camat dalam menangani pemenuhan realisasi PBB, dan semoga setiap tahunnya akan terus mengalami peningkatan untuk Kota Metro yang lebih baik”, tukasnya.

 Kepala BPPRD Kota Metro Arif Joko Arwoko menambahkan,  bahwa tahun 2018 telah terjadi peningkatan ketetapan dari tahun sebelumnya yakni Rp. 3.294.062.670,- menjadi Rp. 3.396.934.401,- atau meningkat sebesar Rp. 102.871.731,- (3%).

 Sedangkan penambahan SPPT sebanyak 637, dengan rincian yakni Objek Pajak Baru sebanyak 75 Wajib Pajak (WP), Mutasi Objek/Subjek Pajak sebanyak 559 WP, perbaikan sebanyak 2 WP, dan keberatan sebanyak 1 WP.  (son)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here