BERBAGI

Bandar Lampung,(Ekstranews.com) – Kisruhnya perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tak hanya pada saat sidang saja, namun juga berlanjut sampai Swiss-Belhotel Bandar Lampung, Sabtu (10/3/2018) pagi tadi.

Kali ini tiga pimpinan sidang Musda diduga menjadi korban pemukulan. Ketiganya yakni, Sirajudin Abdul Wahab (Sekjend DPP KNPI), Jubirdarsun (Wasekjend DPP KNPI) dan Arif rahman (Pengurus DPP KNPI). Keributan terjadi saat ketiga pimpinan sidang sedang sarapan pagi di Restoran Swiss-Belhotel, tempat mereka menginap.

Dari pantauan Portallampung.co, semua barang yang ada di ruang rapat Musda pun pecah seperti gelas, piring, termasuk kursi dan meja rusak. Puluhan utusan OKP pun bertaburan di taman Swiss-Belhotel dan polisi pun langsung berjaga di lokasi.

Menurut Mahendra (35), salah sau peserta Musda KNPI utusan dari GM Kiara Lampung, kiributan dipicu atas dugaan tidak netralnya pimpinan sidang dari Pimpinan Pusat (DPP) karena sengaja menunda Musda tersebut.

“Pimpinan sidang tidak netral dan berpihak kepada salah satu calon, dan salah satu pimpinan sidang tidak memakai ID Card dalam memimpin sidang dan kami utusan dari OKP merasakan bahwa kami dibodohkan,” ucapnya.

Menurutnya, pimpinan sidang sengaja menghambat waktu Musda KNPI ini, karena kalau Musda di Lampung tidak segera rampung, maka akan akan diambil oleh Pimpinan Pusat dan untuk ketuanya sudah disiapkan oleh DPP.

“Kami dari OKP cuma berharap agar Musada ini berjalan dengan baik dan mengahasilkan ketua KNPI yang sesuai dengan OKP OKP. Kami tidak terima kalu Musda KNPI Lampung ini seolah-olah hanyak milik sekelompok orang saja,” harapnya.

Diketahui, ada tiga nama calon ketua KNPI Lampung yaitu, Habibi (Ketua DPD KNPI Lampung Tengah), Hardito (Ketua AMPI Lampung), dan Julianda Alfitra (Korwil DPP KNPI untuk Lampung).(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here