BERBAGI
foto doc : poskotanews

Ekstranews.com – PILKADA Serentak 28 Juni 2018 mendatang diprediksi tambah “heboh”. Menko Polhukam dan Kejaksaan Agung sudah mengimbau, pengusutan jago Pilkada yang terlibat korupsi ditunda dulu. Tapi KPK menolak, pengusutan jalan terus, bahkan nama mereka segera diumumkan. Parpol pun ketar-ketir, jangan-jangan jagoannya kena juga!

Berdasarkan laporan PPATK (Pusat Pelaporan & Analisa Transaksi Keuangan), KPK menemukan transaksi mencurigakan 368 dan 34 di antaranya menyangkut para peserta Pilkada di Pulau Jawa dan Sumatera.

Laporan itu lengkap dengan nama, jabatannya apa dan dari partai mana.

Kata Ketua KPK Agus Rahardjo, data penyelidikan menunjukkan bahwa 90 % jagoan Pilkada yang bertransaksi mencurigakan itu bisa ditingkatkan ke sprindik (surat perintah penyidikan), yang kemudian diberi label: tersangka.

Siapa nama mereka, KPK berjanji akan segera mengumumkan.

Menko Polhukam Wiranto dan Jaksa Agung HM Prasetyo sudah mengimbau KPK, agar penyidikan para tersangka itu ditunda dulu sampai gawean Pilkada selesai.

Sebab diprediksi bakal menimbulkan kehebohan dan akan menyebabkan “Bumi Makin Panas” seperti judul film Indonesia tahun 1973-an.

Tapi KPK bergeming. Sebab di samping tak ada pasal UU KPK yang mengatur penundaan perkara, juga karena sasaran KPK bukan peserta Pilkada pada umumnya, tapi khusus mereka yang menjabat sebagai penyelenggara negara dan pengguna anggaran APBD/APBN.

Dari isyarat itu sudah bisa ditebak, bahwa nantinya yang jadi tawanan KPK para jagoan yang berasal dari Kepala Daerah inkamben.

Karena itu parpol pengusung makin ketar-ketir. Jangan-jangan mereka adalah jagoannya sendiri. Kan celaka tigabelas.

Kenapa parpol pengusung? Sebab sebagai pendukung pemerintah mestinya punya akses ke Menko Polkam dan Kejaksaan Agung, agar KPK dikasih “pengertian”, alias tunda saja dulu.

Sebab jika yang terkena jagoan mereka, bisa menghancurkan kredibilitas perpol pengusung. Ternyata Wiranto dan HM Prasetyo tak bisa berbuat banyak.

Bergemingnya KPK didukung KPU dan Bawaslu. Mereka ingin agar rakyat tidak terjebak pada pilihan jagoan yang kucing dalam karung.

Maka tunggu saja, siapa jagoan Pilkada berikutnya yang bakal masuk penjara. –gunarso ts

berita ini sudah terbit pada poskotanews dengan Judul Siapa Lagi Jagoan Pilkada Bakal jadi Tersangka KPK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here