BERBAGI

Bandar Lampung,(Ekstranews.com) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung beserta Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulang bawang berharhasil menangkap Zulkiran bin Ahmad Ibrahim (40), warga Aceh yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) atas kepemilikan 1,6 ton ganja. Terpidana 20 tahun penjara itu diringkus di daerah asalnya, Kota Langsa, Provinsi Aceh, Selasa (10/4/2018).

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Lampung Jaja Subagja mengatakan, Zul dihukum 20 tahun penjara berdasarkan keputusan kasasi Mahkamah Agung (MA).

“Tersangka dulu disidangkan di PN Menggala, Tulangbawang (Tuba). Kita menuntut hukuman mati, ternyata hakim PN memvonis bebas. Kami kasasi ke MA. Alhamdulillah diterima,” ungkap, Jumat (13/4/2018) siang.

Setelah keputusan kasasi MA ke luar pada 30 Agustus 2017, tim gabungan kejaksaan langsung bergerak. Masing-masing Kejati Lampung, Kejari Tulangbawang, dan Kejari Langsa Aceh.

“Kita tetapkan dia sebagai DPO (daftar pencarian orang). Sebab, setelah mendengar keputusan kasasi MA itu, dia melarikan diri,” katanya.

Untuk menangkap gembong narkoba yang jaringannya tersebar di seluruh Indonesia itu, pihaknya bekerjasama dengan Adhiyaksa Monitoring Center Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung (AMC Jamintel Kejagung).

“Kami akhirnya mendapat informasi dia ada di Langsa. Penangkapan dipimpin Kasipidum Kejari Tulangbawang dan berkordinasi dengan AMC, alhamdulillah semua berjalan lancar,” katanya.

Selama pelarian, Zul berpindah-pindah ke Medan dan Tangerang. “Iya, saya melarikan diri setelah mendengar MA menghukum saya 20 tahun penjara,” aku Zul saat diwawancarai wartawan.

Sebelumnya diketahui, PN Menggala memvonis bebas Zul pada 5 April 2017. Ketua majelis hakimnya adalah Aria Veronica dengan anggota Juanda Wijaya dan Samsumar Hidayat.

Karena divonis bebas, Jaksa Penuntut Umum Kejari Tuba, Sapri, melakukan kasasi ke MA. Pada 30 Agustus 2017, MA membatalkan keputusan majelis hakim PN Menggala dan menghukum Zul penjara 20 tahun. “Hanya Zul yang kabur. Sementara, tujuh rekannya sedang menjalani hukuman,” urinya.

Zul saat awal ditangkap, mencoba mengelabui petugas. Dia mengatakan hanya pemilik mobil yang mengangkut ganja. “Tapi ternyata, ganja itu miliknya,” pungkas Jaja.(plp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here