BERBAGI

Lampung Timur,(Ekstranews.com) – Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Timur mengamankan tiga bandar sabu yang beroperasi di wilayah hukum Polres setempat.

Dua diantaranya merupakan sepasang suami istri. Dengan total barang bukti yang diamankan sebanyak 37 gram sabu.

Tersangka yang ditangkap itu yakni, Hambali (58) dan Romyani (50).

Keduanya merupakan sepasang suami istri asal Desa Natar Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Kemudian Yeyen (28), warga dusun masgar Desa Kota Agung Kecamatan Tegineneng, Pesawaran.

Kasatnarkoba Polres Lamtim Iptu Abadi mewakili Kapolres AKBP Taupan Dirgantara mengatakan, ketiganya ditangkap ditempat berbeda di Desa Adirejo Kecamatan Pekalongan, Jumat (25/05) malam sekitar pukul 20.00 wib.

“Pertama di tangkap sepasang suami istri dengan barang bukti 2 paket sedang sabu. Kita lakukan pengembangan, kita tangkap lagi Yeyen dapet 6 paket sedang sabu,” terang Iptu Abadi kepada Tribunlampung.co.id Sabtu (26/05).

Mantan KBO Reskrim Polres Mesuji itu mengatakan, penangkapan ketiga tersangka menindaklanjuti informasi dari warga yang menyatakan maraknya peredaran narkoba jenis sabu diwilayah Lamtim khususnya Pekalongan.

“Informasi yang kita dapat dan hasil penyelidikan sementara, ketiga tersangka ini adalah bandar. Kasusnya masih kita kembangkan,” papar Abadi.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa satu timbangan elektrik warna hitam, enam bungkus plastik bening yang berisikan kristal putih yang diduga kuat Narkotika jenis sabu, dan dua bundel plastik bening.

“Total barang bukti sabu yang diamankan ada 37 gram,” tandas Abadi. (trb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here