BERBAGI

Metro,(Ekstranews.com) – Walikota merespon DPRD untuk menutup tempat hiburan yang ada di daerahnya selama romadhon. Hal tersebut disampikannya di pemkot, Jumat (11/5).

“Sepakat dengan DPRD, memang sedang kita bicarakan untuk menutup tempat-tempat hiburan selama romadhon,”ujar Walikota Pairin.

Walikota mengaku segera akan membuat surat resmi dari Pemkot untuk menghimbau tempat-tempat hiburan supaya tidak beroperasi selama bulan romadhon. Hal tersebut dinilai bisa menganggu umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Mengenai konsekuensi jika kedapatan masih ada yang membandel, walikota mengaku juga akan membicarakan khusus tentang itu. “Pokoknya, tempat-tempat hiburan harus ditutup selama romadhon demi menghormati umat muslim berpuasa, kita sepakat dengan keinginan dewan,”tuturnya.

Sebelumnya, DPRD Kota Metro meminta walikota membuat kebijakan melarang tempat-tempat hiburan malam yang ada didaerahnya untuk tidak beroperasi selama romadhon.

“Kita meminta walikota untuk menutup tempat hiburan demi menghormati orang berpuasa selama romadhon ini,”ucap Ketua Komisi I Basuki di dewan beberapa hari lalu.

Sementara itu Walikota A.Pairin menambahkan untuk menyongsong romadhon, Pemkot akan menggelar pengajian akbar. “Saya meminta seluruh PNS jajaran Pemkot diwajibkan untuk hadir di pengajian tersebut,”tuturnya.

Untuk lokasi pengajian kemungkinan akan digelar di Masjid Taqwa. “Saya sudah pilih tiga alternatif, di masjidlah mungkin yang lebih tepat,”tambahnya.

Walikota juga menghimbau agar masyarakat Metro dapat meningkatan ibadah di bulan romadhon ini. (son)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here