BERBAGI

Lampung Tengah, Ekstranews.com – Pembangunan sejumlah icon daerah khas Lampung Tengah, seperti Tugu Gajah, Tugu Canang, Balai Adat, Masjid Istiqlal dan sejumlah icon lainnya merupakan upaya pelestarian budaya serta mempercantik perwajahan Kabupaten Lampung Tengah.

Hal itu diungkapkan oleh Sekertaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Lampung Tengah, Budi Efrianto, Kamis 5 Juli 2018.

“Pembangunan-pembangunan yang bersifat ikonik bertujuan untuk mengenalkan kebudayaan atau tagline-tagline khas Lampung Tengah,” ujarnya.

“Kita sudah punya Tugu Pepadun yang menggambar singgasana raja khas Lampung pepadun, tugu kopiah emas merupakan ciri khas mahkota pengantin pria. Sekarang kita bangun Tugu Gajah yang menggambarkan 9 kebuayan yang ada di Lampung Tengah, tugu canang yang mengambarkan keseimbangan dan kesenian khas Lampung,” jelasnya.

Dia berharap dengan membangun icon-icon Lampung Tengah, masyarakat tidak melupakan sejarah dan lebih mengenal kebudayaan-kebudayaan Lampung. Karena dibalik icon yang dibangun, selalu ada filosofi dan nilai sejarah yang terkandung di dalamnya.

Upaya pelestarian kebudayaan juga dilakukan Mustafa dengan membangun 34 balai adat dari 9 kebuayan yang ada, yakni kebuayan Nunyai,  Unyie,  Subing, Nuban, Beliuk, Selagai, Anak Tuha,  Nyerupo dan Pubian. Balai adat berperan sebagai laboratorium pengembangan kesenian dan kebudayaan yang ada di Lampung Tengah.

Tak hanya itu, upaya memperindah ibu kota kabupaten, tahun ini Mustafa juga Pemkab Lampung Tengah bakal membangun taman bermain dan ruang terbuka hijau (RTH) di Gunungsugih.

Rencananya sarana ini akan dilengkapi dengan public space mulai dari food court, taman rekreasi, olahraga dan sarana penunjang lainnya. “Masih kita garap dan Insya Allah bisa diselesaikan tahun ini,” pungkasnya.(adv)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here